Hentikan Rekor Buruk 68 Tahun
Pada pertandingan yang digelar 5 Mei 1971, Indonesia menang atas China 2-1 di Seoul, Korea Selatan di ajang President Cup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/21032025_Ole_Romeny.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Timnas Indonesia berpeluang untuk memecahkan rekor buruk yang sudah bertahan selama 68 tahun.
Garuda akan menghadapi China di kandang dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 di Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C zona Asia ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Kamis (5/6/25) pukul 20.45 WIB.
Dalam catatan pertemuan yang digelar di tanah air, Indonesia terakhir kali menang atas China di kandang sendiri terjadi pada 68 tahun lalu.
Tepatnya pada 12 Mei 1957, saat Indonesia menang 2-0 di kualifikasi Piala Dunia.
Itulah catatan terakhir kali Indonesia menang atas China di kandang sendiri, catatan itu bertahan hingga saat ini.
Indonesia sebenarnya pernah mengalahkan China dalam dua pertemuan, masing-masing pada 1971 dengan skor 2-1 dan pada 1987 dengan skor 3-1.
Namun dua pertandingan tersebut keduanya digelar bukan di Indonesia.
Pada pertandingan yang digelar 5 Mei 1971, Indonesia menang atas China 2-1 di Seoul, Korea Selatan di ajang President Cup.
Kemudian pada pertandingan yang digelar 20 Februari 1987, Indonesia menang atas China dengan skor 3-1 di Bangkok, Thailand di ajang King`s Cup.
Catatan ini harus menjadi suntikan motivasi bagi Jay Idzes dan kawan-kawan, untuk bisa mengulang peristiwa 68 tahun lalu saat menaklukkan China di ajang FIFA World Cup zona Asia-Africa group 1 yang digelar di Senayan Jakarta dengan skor 2-0.
Kemenangan atas China akan membuat peluang Indonesia lolos ke putaran keempat terbuka lebar.
Jika Indonesia menang atas China, maka koleksi poin Garuda akan naik menjadi 12.
Skenario semakin sempurna apabila di pertandingan lain, Arab Saudi berhasil mengalahkan Bahrain.
Apabila itu terjadi, China dan Bahrain akan sama-sama tertahan di angka 6 poin.
Sehingga timnas Indonesia bisa langsung melangkah ke putaran keempat apabila dua kondisi itu terpenuhi.
| John Herdman Masuk Kandidat Kuat Pelatih Timnas Indonesia, Minim Pengalaman di Asia Jadi Tantangan |
|
|---|
| PSSI Berhentikan Indra Sjafri Usai Gagal di SEA Games, Sumardji Mundur Sebagai Manajer Timnas |
|
|---|
| Format Berubah, Timnas Indonesia U-22 Hanya Jalani Dua Laga di Fase Grup SEA Games 2025 |
|
|---|
| Thailand Bantai Timnas Putri Indonesia 8-0 pada Laga Perdana Grup A SEA Games 2025 |
|
|---|
| Shin Tae-yong ke Jakarta, Media Vietnam: Bakal Latih Timnas Indonesia? |
|
|---|