Persoalan Pilkada Belum Usai, Kabupaten Puncak Jaya Rusuh, 6 Rumah Dibakar
Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/pakdsj-n4r33.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Konflik antar pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati pecah di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (10/5/2025).
Konflik berujung pada aksi pembakaran rumah di beberapa titik.
Kerusuhan ini dipicu ketidakpuasan terhadap pembagian uang denda adat yang dianggap tidak adil oleh masing-masing kubu.
Insiden ini terjadi antara pendukung pasangan calon nomor urut 01, Yuni Wonda-Mus Kogoya, dan pendukung nomor urut 02, Miren Kogoya-Mendi Wonerengga.
Informasi dihimpun dari lapangan, sedikitnya enam unit rumah dilaporkan hangus terbakar dalam aksi saling serang antarwarga.
Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kondisi ini menambah daftar panjang ketegangan pasca-pemilihan kepala daerah (pilkada) yang hingga kini masih menyisakan luka dan persoalan.
Sumber permasalahan disebut berasal dari denda adat yang belum diselesaikan secara tuntas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak Jaya.
Pemerintah sebelumnya telah menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 2 miliar sebagai bagian dari penyelesaian konflik adat akibat Pilkada.
Namun, bantuan ini ditolak oleh sebagian pihak karena dianggap tidak sesuai dengan tuntutan atau kesepakatan yang sebelumnya dibicarakan.
Penolakan atas dana bantuan itu justru memantik kembali konflik lama yang belum sepenuhnya padam.
Aksi pembakaran rumah menjadi bentuk nyata dari kemarahan yang meletup di tengah masyarakat.
Hingga Minggu (11/5/2025), aparat keamanan dari TNI-Polri masih bersiaga penuh di lokasi-lokasi rawan bentrokan untuk mencegah konflik susulan.
Situasi di beberapa kampung masih diliputi kecemasan, terutama menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilkada Puncak Jaya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pembagian Uang Denda Adat Picu Konflik Antarpendukung Cabup di Puncak Jaya, 6 Rumah Terbakar
| Nakes Asal Tana Toraja Tewas Diserang OTK di Papua, Jenazah Tak Dipulangkan |
|
|---|
| Jenazah Korban Penganiayaan di Papua Dijadwalkan Tiba di Mengkendek Tana Toraja Besok |
|
|---|
| Gubernur Papua Murka dengar Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak 4 Rumah Sakit |
|
|---|
| Warga Jayawijaya Papua Tewas Dianiaya Oknum TNI, Jenazah Korban Dibawa Keluarga ke Markas Kodim |
|
|---|
| Di Hadapan Tokoh Adat Manokwari, Wapres Gibran Jelaskan Isu Dirinya Diasingkan ke Papua |
|
|---|