Paus Fransiskus Minta Dimakamkan Dalam Peti Kayu Sederhana
Penunjukannya mengejutkan banyak pihak karena sosok asal Argentina itu sebelumnya dianggap sebagai tokoh luar dalam hierarki
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/paus-fransiskus-paskah-vatikan-2142025.jpg)
Sementara tanggal pemakaman Paus Fransiskus akan diputuskan oleh para kardinal.
Universi Dominici Gregis mengatakan upacara tersebut harus dimulai antara hari keempat dan keenam setelah kematiannya.
Paus Fransiskus, yang menghindari banyak kemewahan semasa hidupnya dan memilih hidup dalam kesederhanaan, telah memodifikasi dan menyederhanakan upacara pemakaman kepausan pada tahun 2024 lalu.
Misa pemakaman masih diperkirakan akan diadakan di Lapangan Santo Petrus.
Tetapi tidak seperti banyak pendahulunya, Fransiskus meminta untuk dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore di Roma.
Paus Fransiskus juga meminta agar jenazahnya dimakamkan dalam peti kayu sederhana.
Tidak seperti para pendahulunya yang dimakamkan dalam tiga peti yang saling bertautan terbuat dari cemara, timah, dan kayu ek.
Sebelum wafat, Paus Fransiskus meminta agar jenazahnya tidak dipajang di atas panggung tinggi atau catafalque di Basilika Santo Petrus.
Tujuannya agar dapat dilihat oleh pengunjung di Roma, seperti yang dilakukan oleh para paus sebelumnya.(Tribun Network/alf/fah/mat/wly)
| Siswi SMP Katolik Rantepao Toraja Utara Wakil Sulsel di Ajang Putri Cantik Indonesia 2026 |
|
|---|
| OMK Paroki Sangalla Tana Toraja Gandeng Smart Soul Club Bahas Isu Bullying dalam Camp Dua Hari |
|
|---|
| Keuskupan Agung Makassar Tahbiskan 3 Imam Baru di Rantepao |
|
|---|
| Suka Cita Malam Natal di Paroki Makale Tana Toraja, Ribuan Umat Beribadah dalam Suasana Damai |
|
|---|
| Pembobol Kamar Pastor di Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Rantepao Diringkus di Makassar |
|
|---|