Appi Ingin Bubarkan Satu Perusahaan Daerah Makassar, Ada Apa?
Salah satu perusahaan yang disorot adalah BPR, yang dinilai tidak menunjukkan produktivitas.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
Untuk tahap awal, akan ditunjuk pelaksana tugas (Plt) guna menggantikan posisi yang dinilai bermasalah.
“Kalau masalahnya ada pada orang, ya orangnya yang kita ganti, bukan lembaganya yang dibubarkan. Penggantian direksi akan kita evaluasi lagi berdasarkan masukan dari Tim Transisi,” tambahnya.
Baca juga: Rental Motor di Tana Toraja Laris Manis Usai Lebaran
Dari hasil evaluasi awal, mayoritas direksi dinilai memiliki kinerja yang tidak memuaskan.
Bahkan, menurut laporan Tim Transisi, tak satu pun dari Perusda tersebut berhasil memenuhi target kerja yang telah ditetapkan.
“Secara umum, memang sulit untuk mempertahankan mereka. Evaluasinya sudah hampir rampung, tinggal satu perusahaan lagi. Tapi dari laporan yang saya baca, kondisi perusahaan-perusahaan daerah kita memang sedang tidak baik,” tutup Munafri.
(*)
| Kalah di Dua Laga Terakhir, Pelatih PSM: Saatnya Angkat Kembali Kapal Pinisi ke Permukaan |
|
|---|
| Pelatih Malut United Tekankan Konsistensi Jelang Duel Kontra PSM Makassar di Parepare |
|
|---|
| Akhir Tahun, Ujian Sesungguhnya Tomas Trucha di PSM Makassar |
|
|---|
| Sudah Dianggarkan Rp674 Miliar Namun Pembangunan Belum Mulai, Begini Update Stadion Sudiang |
|
|---|
| Pemain PSM Makassar Asal Brasil Lucas Dias Mengundurkan Diri, Alasan Keluarga Atau Kalah Bersaing? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/WALI-KOTA-MAKASSAR-Wali-Kota-Makassar-Munafri-Arifuddin-PAKU.jpg)