Beli Mahal Jual Murah, Pedagang Cabai Pasar Sentral Makale Tana Toraja Menjerit
Sementara itu, cabai merah besar yang semula dijual Rp 55 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp 30 ribu.
Penulis: Ratri Viandhinie Gatta | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/HARGA-CABAI-TURU3rrr.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE – Harga cabai di Pasar Sentral Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, mengalami penurunan drastis pada pekan kedua setelah Lebaran 1446 Hijriah.
Pantauan Tribun Toraja, Jumat (11/4/2025) sore, harga cabai rawit yang sebelum Lebaran Rp 90 ribu per kilogram, turun menjadi Rp 35 ribu per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada cabai merah keriting.
Sebelum Lebaran, harga per kilogramnya mencapai Rp 52 ribu, saat ini harganya hanya Rp 25 ribu.
Sementara itu, cabai merah besar yang semula dijual Rp 55 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp 30 ribu.
Turunnya harga cabai ini membuat pedagang merugi.
Mereka mengaku telah membeli stok dengan harga tinggi sebelum harganya turun, sehingga saat harga anjlok, mereka kesulitan mendapatkan keuntungan.
“Semenjak harga cabai turun, saya merasa rugi karena modal saya beli mahal, tapi sekarang harus jual murah,” kata Kasma (36), salah satu pedagang di Pasar Sentral Makale.
Ia berharap pemerintah hadir membantu menstabilkan harga cabai agar tidak terus berfluktuasi secara drastis.
“Kalau dijual mahal, pembeli tidak ada. Tapi kalau dijual murah, kami yang rugi. Semoga ada solusi dari pemerintah,” harapnya.(*)
| Parang Toraja Buatan Markus So Langi Bernilai Seni, Harganya Rp8 Juta |
|
|---|
| Minim Serapan Lokal, 1.116 Pencari Kerja Tana Toraja Pilih Merantau |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Dishub Tana Toraja Kurangi Pergerakan |
|
|---|
| Permudah Akses Penyandang Disabilitas, Disnaker Tana Toraja Pindah Kantor |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit di Pasar Sentral Makale Tana Toraja Turun Rp20 Ribu Per Kilogram |
|
|---|