Feni Ere
Polisi Tangkap Mantan Kekasih Feni Ere, Simpan Koper Korban Sampai Saat ini
Penggeledahan tersebut dihadiri keluarga besar Feni Ere, termasuk adik korban, Fita Ere.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pembunuh-feni-ere-1-2032025.jpg)
Khawatir akan keberadaan Feni, Parman dan Inrawati (ibu Feni) segera mencari Feni di rumahnya di Jalan Pongsimpin, Palopo.
Mereka menemukan celana putih dengan bercak darah tergantung di gagang pintu, noda darah di sepatu, pecahan lampu hias, dan noda darah di kamar Feni;
Malamnya, Parman dan teman dekat Feni bernama Iwan, melaporkan ke Polres Palopo tentang anaknya yang tidak diketahui keberadaannya.
3. Tanggal 27 Januari 2024, Parman memuat laporan resmi kehilangan di Polres Palopo berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor L/GANGGUAN/1/1/2024/SPKT/POLRES PALOPO/POLDA SULAWESI SELATAN;
4. Tanggal 2 Februari 2024: Parman menghubungi Adit (teman dekat Feni) untuk mengambil mobil Toyota Innova yang sebelumnya dititipkan kepada Feni, tetapi Adit takut untuk datang mengambil Mobil Toyota Innova tersebut akhirnya Adit datang Bersama anggota Poisi.
5. Tanggal 27 Mei 2024: Aplikasi WhatsApp milik Feni sempat berstatus online dan keluar dari grup keluarga. Namun, setelah dihubungi, handpbone tersebut tidak aktif lagi.
6. Juli 2024: Mobil Honda Brio milik Feni ditemukan di daerah Antang, Kota Makassar.
7. Tanggal 10 Februari 2025: Kerangka manusia ditemukan oleh warga di Jalan Poros Palopo - Toraja. Kerangka inilah yang kemudian diyakini merupakan Feni Ere berdasarkan struktur gigi serta beberapa barang yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan kerangka.
| Sosok A Terduga Pelaku Pembunuhan Feni Ere, di Rumahnya ada Koper Korban |
|
|---|
| 1 Tahun Tanpa Kejelasan, Tim Hukum Desak Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Kematian Feni Ere |
|
|---|
| Polisi Pastikan Feni Ere Dihilangkan Nyawanya, Ini Ancaman Untuk Pelaku |
|
|---|
| Update Penyelidikan Kasus Kematian Feni Ere, Keluarga Harap Pelaku Segera Ditangkap |
|
|---|
| Yakini Korban Pembunuhan, Keluarga Feni Ere Curigai Beberapa Orang Sebagai Pelaku |
|
|---|