Sabtu, 18 April 2026

Kebakaran di Nonongan Toraja Utara Berawal dari Rumah Marten Sangallo

Pantauan Tribun Senin siang, beberapa warga korban kebakaran berupaya mencari barang-barang tersisa di tumpukan puing rumahnya. 

Tayang:
Penulis: Ratri Viandhinie Gatta | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Kebakaran di Nonongan Toraja Utara Berawal dari Rumah Marten Sangallo
Ratri/Tribun Toraja
KEBAKARAN RUMAH - Empat rumah warga hangus terbakar di Jl. Poros Singki, Nonongan Utara, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, pada Minggu (16/3/2025) siang. Relawan dan warga sekitar turut membantu upaya pemadaman api. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Polisi merilis penyebab kebakaran yang menghanguskan empat rumah di Jl Poros Singki, Kelurahan Nonongan Utara, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara.

Kebakaran yang terjadi pada Minggu (16/3/2025) siang itu, akibat korsleting listrik di rumah Marten Sangallo.

"Penyebab kebakaran akibat kosleting listrik," ungkap Kepala Kepolisian Sektor (Kapolek) Sopai, Ipda Supriadi Rippa (50), Senin (17/3/2025) siang. 

Supriadi mengatakan, kebakaran bermula dari rumah Marten Sanggallo yang saat kejadian sedang bekerja di sawah.

Api cepat membesar dan merambat ke rumah di sekitarnya karena saat itu angin bertiup cukup kencang.

Tidak ada korban luka dalam insiden ini, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar. 

Salah satu pemilik rumah terbakar, Tambaru (58), mengatakan seluruh perabotan di dalam rumahnya habis dilalap api. 

"Semua perabotan rumah saya terbakar habis, untungnya kendaraan masih diselamatkan" ujar Tambaru.

Pantauan Tribun Senin siang, beberapa warga korban kebakaran berupaya mencari barang-barang tersisa di tumpukan puing rumahnya. 

Warga lainnya membantu menyiapkan makanan di dapur umum untuk para korban.

27 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran menghanguskan empat rumah di Jl Poros Singki, Nonongan Utara, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, Minggu (16/3/2025) sekitar pukul 12.00 Wita.

Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, Elyas Madi Parapak mengatakan dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun 9 keluarga dengan 27 jiwa kehilangan tempat tinggal.

"Dari 27 orang itu, ada 2 balita dan 1 lansia," kata Elyas.

Kerugian materi diperkirakan miliaran rupiah. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved