Rabu, 20 Mei 2026

Turis Malaysia Kagumi Objek Wisata Pemakaman Batu Kuno di Lemo Tana Toraja

Upacara ini dilakukan untuk menghormati arwah orang yang meninggal dan mengantarkannya ke alam roh. 

Tayang:
Penulis: Rosmianti Mawalle | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Turis Malaysia Kagumi Objek Wisata Pemakaman Batu Kuno di Lemo Tana Toraja
rosmianti/tribun toraja
OBJEK WISATA - Wisata Lemo adalah objek wisata pemakaman batu kuno yang terletak di Kelurahan Lemo, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.  

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Wisata Lemo adalah objek wisata pemakaman batu kuno yang terletak di Kelurahan Lemo, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. 

Lemo merupakan salah satu komplek makam yang terkenal dengan peti mati di dinding tebing batu kapur.

Batu besar dilubangi dan dipahat secara manual.

Biasanya, satu lubang diisi oleh satu keluarga kemudian diberi penutup dari kayu.

Ada puluhan lubang pemakaman batu kuno menempel di dindingnya dan terdapat pula tao-tao (patung kayu) menyerupai wajah orang yang sudah meninggal dan menempati makam tersebut. 

Jalan menuju Wisata Lemo cukup mulus, semua sudah aspal selebar sekitar tiga meter.

Pengunjung bisa menggunakan sepeda motor ataupun mobil.

Salah satu pemilik tokoh souvenir di Wisata Lemo, Elisabeth Saalino mengatakan jenazah yang di makamkan di Lemo berarti sudah dilakukan proses Rambu Solo

Rambu Solo' adalah upacara pemakaman adat Suku Toraja, Sulawesi Selatan.

Upacara ini dilakukan untuk menghormati arwah orang yang meninggal dan mengantarkannya ke alam roh. 

Pemakaman Batu Lemo menjadi saksi budaya Toraja yang sakral dan unik. 

Kuburan batu besar ini menandakan bagian dari tradisi pemakaman masyarakat Toraja yang dikenal penuh makna. 

Meski salah satu objek wisata terkenal di Tana Toraja, namun tempat ini hanya ramai pengunjung pada waktu-waktu tertentu.

Pantauan Tribun Toraja, Minggu (16/3/2025), kawasan Wisata Lemo terlihat sepi, hanya terdapat satu rombongan pengunjung yang berasal dari Malaysia. 

Salah satu rombongan pengunjung yang bernama Juliana Rajatin, asal Malaysia, mengaku datang ke Toraja karena tertarik dengan adat dan budayanya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved