Kondisi Paus Fransiskus Membaik, Diperkirakan Segera Keluar dari Rumah Sakit
Kondisi kesehatan Paus yang menurun dalam beberapa pekan terakhir memunculkan spekulasi di Vatikan terkait kepemimpinannya.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/10042024_Paus_Fransiskus.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, VATIKAN – Paus Fransiskus dilaporkan mengalami perbaikan kondisi kesehatan setelah menjalani perawatan intensif akibat pneumonia sejak 14 Februari 2025 lalu.
Meskipun menunjukkan kemajuan yang signifikan, tim medis di Rumah Sakit Gemelli, Roma, masih memutuskan untuk merawatnya beberapa hari ke depan guna memastikan pemulihan yang optimal.
Dalam pernyataan resminya, Vatikan menyampaikan bahwa pemimpin tertinggi Gereja Katolik yang berusia 88 tahun itu telah merespons pengobatan dengan baik.
Hasil pemeriksaan darah dan terapi medis menunjukkan perkembangan positif, sehingga status prognosis “waspada” yang sebelumnya diberikan telah dicabut.
Namun, sebagaimana dikutip dari Associated Press, tim medis tetap berhati-hati mengingat kompleksitas infeksi yang diderita Paus Fransiskus.
Tetap Mengikuti Retret Secara Virtual
Di tengah masa perawatannya, Paus Fransiskus tetap menjalankan tugas-tugas kepemimpinan.
Ia mengikuti retret spiritual tahunan Vatikan melalui konferensi video pada Senin (10/3/2025).
Dalam sesi pagi dan sore, Paus mendengarkan renungan yang disampaikan oleh Pastor Roberto Pasolini di hadapan para imam, uskup, dan kardinal yang berkumpul di auditorium Vatikan.
Baca juga: Kondisi Membaik, Paus Fransiskus Berikan Respons Positif terhadap Perawatan di Rumah Sakit
Namun, para peserta tidak dapat melihat atau mendengar suara Paus secara langsung.
Retret ini menandai awal masa Prapaskah bagi umat Katolik, dengan tema “Harapan akan Kehidupan Kekal”, yang telah ditetapkan jauh sebelum Paus Fransiskus dilarikan ke rumah sakit akibat infeksi paru-paru.
Selain itu, Paus tetap menjalani terapi fisik dan pernapasan.
Ia masih menggunakan selang oksigen pada siang hari serta alat bantu ventilasi noninvasif pada malam hari guna membantu pernapasannya.
Baca juga: Ribuan Umat Katolik di Vatikan Gelar Doa Rosario untuk Paus Fransiskus
Spekulasi Mengenai Masa Depan Kepemimpinan Paus
Kondisi kesehatan Paus yang menurun dalam beberapa pekan terakhir memunculkan spekulasi di Vatikan terkait kepemimpinannya.
Beberapa laporan media bahkan menyebut kemungkinan adanya pertemuan rahasia para kardinal untuk membahas masa depan Gereja Katolik.
Namun, Vatikan menegaskan bahwa Paus Fransiskus masih tetap memimpin, meskipun belum dapat tampil di hadapan publik.
Baca juga: Kondisi Paus Fransiskus Membaik Usai Alami Gangguan Pernapasan Jumat Kemarin
Sementara itu, Kardinal Michael Czerny, salah satu pejabat tinggi Vatikan, membantah isu mengenai dugaan insiden di rumah sakit.
Sebelumnya, sempat beredar laporan bahwa Juan Grabois, seorang aktivis sosial asal Argentina sekaligus sahabat dekat Paus, mencoba masuk secara paksa ke kamar perawatan di lantai 10 Rumah Sakit Gemelli.
Dalam suratnya kepada Grabois, Czerny menyatakan bahwa Paus mengetahui keberadaan sahabatnya di Roma dan merasa terhibur dengan doa serta dukungan yang diberikan.
“Saya tahu Anda juga bersama saya dalam menolak keras versi tidak berdasar yang beredar di sejumlah media tentang dugaan perilaku tidak pantas di rumah sakit,” tulis Czerny dalam surat bertanggal 6 Maret 2025.
Baca juga: Paus Fransiskus Dipasangi Ventilator, Vatikan Sebut Dokter Akan Observasi 24 Jam
Tetap Peduli pada Isu Global
Di tengah pemulihannya, Paus Fransiskus masih menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai peristiwa dunia.
Vatikan mengungkapkan bahwa ia telah menerima laporan terkait bencana banjir di Argentina dan menyampaikan solidaritasnya kepada masyarakat yang terdampak.
Meskipun masih dalam perawatan, Paus Fransiskus tetap menjalankan tugas kepausannya dari kejauhan.
Pada Kamis (13/3/2025), ia akan menandai 12 tahun kepemimpinannya sebagai pemimpin Gereja Katolik, meskipun untuk pertama kalinya dalam kondisi perawatan di rumah sakit.
Vatikan berharap, jika kondisinya terus membaik, Paus dapat segera kembali ke kediamannya di Vatikan dalam waktu dekat.
(*)
| OMK Paroki Sangalla Tana Toraja Gandeng Smart Soul Club Bahas Isu Bullying dalam Camp Dua Hari |
|
|---|
| Keuskupan Agung Makassar Tahbiskan 3 Imam Baru di Rantepao |
|
|---|
| Suka Cita Malam Natal di Paroki Makale Tana Toraja, Ribuan Umat Beribadah dalam Suasana Damai |
|
|---|
| Pembobol Kamar Pastor di Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Rantepao Diringkus di Makassar |
|
|---|
| SMP Katolik Pelita Bangsa Makale Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Antikorupsi Kejari Tana Toraja |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.