Paus Fransiskus Dipasangi Ventilator, Vatikan Sebut Dokter Akan Observasi 24 Jam
Pemantauan atau observasi akan dilakukan selama 24 hingga 48 jam ke depan untuk menilai perkembangan kondisinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Paus-Fransiskus-merayakan-Misa-pada-hari-Minggu-di-Ajaccio-ibu-kota-Corsica.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Kondisi terbaru Paus Fransiskus kembali dilaporkan menjalani perawatan intensif.
Kabar terbaru dari Vatikan, Paus berusia 88 tahun asal Argentina ini menjalani perawatan dengan ventilator setelah mengalami krisis pernapasan pada Jumat (28/2/2025).
Meskipun dapat beristirahat dengan baik pada malam hari, tim medis memutuskan untuk memasang ventilator guna membantu pernapasannya.
Paus Fransiskus saat ini masih dirawat di RS Gemelli, Roma, Italia.
Dokter yang menangani Paus menyatakan bahwa pemantauan atau observasi akan dilakukan selama 24 hingga 48 jam ke depan untuk menilai perkembangan kondisinya.
“Kami masih mengobservasi apakah masalah pernapasan ini akan memperburuk keadaan Beliau atau tidak,” ujar seorang sumber dari Vatikan, dikutip dari AFP, Sabtu (1/3/2025).
"Paus belum keluar dari bahaya tetapi dalam semangat yang baik," kata sumber dari Vatikan itu yang enggan disebutkan namanya.
Meskipun demikian, Bapa Suci Paus Fransiskus tetap bekerja dari ruang khusus di lantai 10 RS Gemelli.
Ia juga telah melakukan latihan pernapasan di sela-sela istirahat dan berdoa. Demikian laporan dari Vatikan.
Diketahui, Fransiskus dirawat di rumah sakit sejak 14 Februari 2025 karena bronchitis. Kondisinya memburuk menjadi pneumonia ganda.
Para ahli medis telah memperingatkan bahwa usia Fransiskus dan penyakit pernapasan kronis yang dideritanya berarti pemulihan yang berkelanjutan akan membutuhkan waktu.
Sebelumnya, Paus pernah menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-parunya saat masih muda dan telah mengalami masalah kesehatan yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Ia rentan terhadap bronkitis dan menderita nyeri pinggul serta lutut yang membuatnya kini bergantung pada kursi roda.
(Sumber: Kompas.com)
| Paus Leo XIV Terima 200 WNI di Vatikan, Tegaskan Persahabatan Takhta Suci–Indonesia |
|
|---|
| Paus Leo XIV Ajak Umat Puasa dan Doa Jumat untuk Perdamaian di Timur Tengah dan Ukraina |
|
|---|
| 11 Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia, dari Mesir hingga Vatikan |
|
|---|
| 99 Jamaah Haji Indonesia Diserang Pneumonia, Satu Meninggal |
|
|---|
| LINK Live Streaming Pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan, Mulai Pukul 16.00 Wita |
|
|---|