Senin, 13 April 2026

Paus Fransiskus Dipasangi Ventilator, Vatikan Sebut Dokter Akan Observasi 24 Jam

Pemantauan atau observasi akan dilakukan selama 24 hingga 48 jam ke depan untuk menilai perkembangan kondisinya. 

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Paus Fransiskus Dipasangi Ventilator,  Vatikan Sebut Dokter Akan Observasi 24 Jam
AP/THIBAULT CAMUS
KESEHATAN PAUS - Paus Fransiskus merayakan Misa pada hari Minggu (15/12/2024) di Ajaccio, ibu kota Corsica, Perancis. Vatikan melaporkan kabar terbaru kondisi Paus di mana kini dipasangi ventilator karena masalah pernafasan. 

TRIBUNTORAJA.COM - Kondisi terbaru Paus Fransiskus kembali dilaporkan menjalani perawatan intensif.

Kabar terbaru dari Vatikan, Paus berusia 88 tahun asal Argentina ini menjalani perawatan dengan ventilator setelah mengalami krisis pernapasan pada Jumat (28/2/2025). 

Meskipun dapat beristirahat dengan baik pada malam hari, tim medis memutuskan untuk memasang ventilator guna membantu pernapasannya.

Paus Fransiskus saat ini masih dirawat di RS Gemelli, Roma, Italia. 

Dokter yang menangani Paus menyatakan bahwa pemantauan atau observasi akan dilakukan selama 24 hingga 48 jam ke depan untuk menilai perkembangan kondisinya. 

“Kami masih mengobservasi apakah masalah pernapasan ini akan memperburuk keadaan Beliau atau tidak,” ujar seorang sumber dari Vatikan, dikutip dari AFP, Sabtu (1/3/2025).

"Paus belum keluar dari bahaya tetapi dalam semangat yang baik," kata sumber dari Vatikan itu yang enggan disebutkan namanya. 

Meskipun demikian, Bapa Suci Paus Fransiskus tetap bekerja dari ruang khusus di lantai 10 RS Gemelli. 

Ia juga telah melakukan latihan pernapasan di sela-sela istirahat dan berdoa. Demikian laporan dari Vatikan.

Diketahui, Fransiskus dirawat di rumah sakit sejak 14 Februari 2025 karena bronchitis. Kondisinya memburuk menjadi pneumonia ganda. 

Para ahli medis telah memperingatkan bahwa usia Fransiskus dan penyakit pernapasan kronis yang dideritanya berarti pemulihan yang berkelanjutan akan membutuhkan waktu. 

Sebelumnya, Paus pernah menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-parunya saat masih muda dan telah mengalami masalah kesehatan yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. 

Ia rentan terhadap bronkitis dan menderita nyeri pinggul serta lutut yang membuatnya kini bergantung pada kursi roda. 

 

(Sumber: Kompas.com)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved