Rabu, 29 April 2026

Ramadan 2025

Hukum Mandi Wajib Setelah Sahur di Bulan Ramadan dalam Islam

Dalam ajaran Islam, menjaga kebersihan dan kesucian dari hadas besar merupakan kewajiban.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Hukum Mandi Wajib Setelah Sahur di Bulan Ramadan dalam Islam
freepik
BULAN PUASA - Ilustrasi ramadan. Pertanyaan mengenai apakah boleh mandi wajib setelah sahur sering muncul di kalangan umat Islam, terutama bagi mereka yang mengalami hadas besar di malam hari. 

Seorang Muslim yang masih dalam keadaan junub diperbolehkan makan sahur terlebih dahulu, kemudian mandi wajib setelahnya, selama ia telah berniat puasa sebelum waktu fajar.

 

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai Rp 60 Ribu per Kilogram di Pasar Sentral Makale

 

3. Dalil tentang Mandi Wajib Setelah Sahur

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Aisyah RA dan Ummu Salamah RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah dalam keadaan junub ketika waktu fajar tiba, lalu beliau mandi dan tetap berpuasa.

 

4. Dianjurkan Menyegerakan Mandi

Meskipun diperbolehkan menunda mandi wajib, lebih baik dilakukan lebih awal agar tubuh lebih segar dan dapat segera menunaikan salat Subuh tepat waktu.

 

Baca juga: 50 Ucapan Ramadan 1446 H 2025, Siap Dikirimkan ke Medsos dan WhatsApp

 

Dalil dan Pendapat Ulama tentang Mandi Wajib Setelah Sahur

Untuk memastikan keabsahan mandi wajib setelah sahur dalam kaitannya dengan puasa, berikut beberapa dalil dari Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW:

1. Hadis Aisyah RA dan Ummu Salamah RA

Dalam Shahih Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah mendapati waktu fajar dalam keadaan junub, lalu beliau mandi dan tetap menjalankan puasa.

Hadis ini menjadi dasar bahwa mandi wajib setelah masuk waktu Subuh tetap diperbolehkan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved