Berita Viral
YLBHI Siap Dukung Band Sukatani Setelah Lagu 'Bayar Bayar Bayar' Dihapus
Menurut YLBHI, situasi yang dihadapi Sukatani mencerminkan adanya tekanan terhadap karya seni dan kebebasan berekspresi di Indonesia.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/SUkatani-1.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyatakan dukungan terhadap band Sukatani, yang baru-baru ini meminta maaf dan menarik lagu mereka, Bayar Bayar Bayar, dari berbagai platform setelah menjadi viral.
"YLBHI bersama seluruh keluarga besar LBH menyampaikan solidaritas dan dukungan untuk grup band Sukatani yang saat ini mengalami take down," ujar Ketua YLBHI, Muhammad Isnur, dalam sebuah video yang diunggah di akun X @YLBHI, Jumat (21/2/2025).
Menurut YLBHI, situasi yang dihadapi Sukatani mencerminkan adanya tekanan terhadap karya seni dan kebebasan berekspresi di Indonesia.
"Kami melihat ada upaya represif, tekanan, serta intimidasi terhadap karya-karya mereka," kata Isnur lebih lanjut.
Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat, berekspresi, berkesenian, dan berbudaya.
Baca juga: Sosok di Balik Band Sukatani, Pencipta Lagu Bayar Bayar Bayar yang Viral
Oleh karena itu, kritik terhadap lembaga negara, aparat, atau institusi mana pun seharusnya dilindungi oleh konstitusi, instrumen hukum, serta prinsip hak asasi manusia internasional.
"Tidak boleh ada ancaman, tidak boleh ada pemaksaan, apalagi sampai dipaksa membuka identitas atau meminta maaf," tegasnya.
Baca juga: Viral Lagu Bayar Bayar Bayar Sukatani, PBHI: Diduga Ada Intimidasi dan Pelanggaran HAM
YLBHI: Seniman Jangan Takut Berkarya
Dalam pernyataannya, Isnur juga mendorong para seniman agar tidak takut untuk mengekspresikan diri mereka melalui karya seni.
"Kepada seluruh seniman, jangan takut. Ini saatnya kita saling menjaga, bersolidaritas, dan menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang menjamin kebebasan berekspresi," serunya.
Ia menambahkan bahwa YLBHI siap memberikan pendampingan hukum kepada siapa saja yang merasa terancam, diintimidasi, atau dipaksa untuk bungkam.
Baca juga: Viral Lagu Band Sukatani Bayar Bayar Bayar, Kapolri: Tak Ada Masalah
"YLBHI siap mendampingi, memberikan bantuan hukum, dan menemani siapa pun yang merasa terancam atau ditekan agar tidak bersuara," lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Isnur mengajak masyarakat untuk tetap bersuara dan tidak diam menghadapi tekanan.
"Saatnya mahasiswa, pelajar, dan semua elemen masyarakat menyampaikan ekspresi dan pendapat secara terbuka. Jangan takut, karena semakin takut, semakin besar kemungkinan untuk direpresi. Tidak diam atau melawan adalah sebuah keharusan. Teruslah bergerak, berjuang, dan melawan," pungkasnya.
(*)
| Viral Video Wanita Dorong Satpam hingga Nyaris Tertabrak Kereta di Stasiun Gang Sentiong Jakpus |
|
|---|
| Viral Video Penemuan Kacang Raksasa di Kalimantan, Ini Kata Ahli Biologi UGM |
|
|---|
| Viral Bocah di Makassar Diculik, Akhirnya Ditemukan di Merangin Jambi usai Seminggu Hilang |
|
|---|
| Viral Video Belatung di Menu MBG Bangkalan, Satgas Akui Ada Kelalaian |
|
|---|
| Truk Angkut Siswa SMP Wahdah Gowa Terbalik, Penumpang Terlempar Keluar |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.