Ramadan 2025
Bolehkah Penderita Diabetes Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter
Menurut Ari Fahrial Syam, dokter spesialis penyakit dalam dari RSCM Kencana, pasien diabetes tetap diperbolehkan berpuasa dengan syarat kadar gula...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-diabetes-prediabetes-pradiabetes-2722024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Menjalankan puasa di bulan Ramadan bisa menjadi tantangan tersendiri bagi penderita diabetes.
Namun, menurut Ari Fahrial Syam, dokter spesialis penyakit dalam dari RSCM Kencana, pasien diabetes tetap diperbolehkan berpuasa dengan syarat kadar gula darah mereka terkontrol dan telah berkonsultasi dengan dokter sebelumnya.
Bagi penderita diabetes yang tetap ingin menikmati hidangan manis saat berbuka, Ari menyarankan untuk memilih sumber gula kompleks yang lebih baik bagi tubuh.
"Penderita diabetes melitus boleh berpuasa, asalkan kadar gula darah mereka tetap terjaga selama berpuasa," kata Ari di Jakarta, Jumat (14/2/2025), dikutip dari Antara.
Ia juga menyarankan agar penderita diabetes membatasi konsumsi gula, terutama yang berasal dari gula pasir, dan memilih alternatif yang lebih sehat.
"Untuk takjil, pilihan terbaik adalah kurma," tambahnya.
Baca juga: Kebiasaan yang Memicu Diabetes di Usia Muda
Mengonsumsi makanan dengan gula alami dinilai lebih aman dibandingkan dengan makanan yang mengandung tambahan gula pasir, karena dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Selain memperhatikan pola makan, penderita diabetes yang masih menggunakan insulin dalam dosis tinggi juga perlu mempertimbangkan ulang keinginan untuk berpuasa.
"Jika seseorang masih menggunakan insulin dalam dosis lebih dari 30-40 unit per hari, sebaiknya tidak berpuasa," jelas Ari.
Meski puasa bisa memberikan manfaat bagi kesehatan, ada kondisi tertentu yang dapat memperburuk kondisi penderita diabetes, terutama jika mereka memiliki penyakit penyerta.
Baca juga: Sudah 10 Kali dalam Setahun, Viral Bapak Kos di Semarang Ngaku Makan Kucing untuk Obati Diabetes
Kondisi Kesehatan yang Tidak Dianjurkan untuk Berpuasa
Menurut Ari, ada beberapa kondisi yang membuat seseorang sebaiknya tidak menjalankan puasa, di antaranya:
- Penderita diabetes dengan gangguan ginjal
Puasa dapat semakin membebani kerja ginjal yang sudah terganggu. - Pasien yang sedang menjalani perawatan medis
Orang yang sedang mendapatkan infus cairan, infus makanan, atau transfusi darah tidak disarankan berpuasa karena prosedur tersebut membatalkan puasa. Termasuk pasien dalam pengawasan (PDP) atau pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat. - Penderita dengan kondisi kesehatan tertentu
Infeksi akut, seperti radang tenggorokan parah, demam tinggi, diare akut, pneumonia, atau infeksi saluran kemih dengan gejala demam. - Migrain atau vertigo, yang bisa semakin memburuk jika tidak makan atau minum obat tepat waktu.
- Pasien jantung dengan gagal jantung, yang memerlukan pengaturan pola makan dan minum secara ketat.
- Lansia dengan demensia atau Alzheimer, yang sering lupa jadwal makan dan minum obat.
Bagi penderita diabetes yang ingin berpuasa, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna memastikan kondisi mereka aman untuk menjalankan ibadah puasa.
(*)
Ramadan 1446 Hijriyah
Ramadan 1446 H
Ramadan 2025
Ramadan
Ramadhan 1446 H
Ramadhan 2025
Ramadhan
Diabetes
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Tana Toraja Hari Ini Sabtu 29 Maret 2025, Lengkap Doa Buka Puasa |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah Daerah Toraja Utara Hari Ini Sabtu 29 Maret 2025, Lengkap Doa Buka Puasa |
|
|---|
| Ini Tips Aman Bagi Pengemudi Mobil Saat Mudik Lebaran |
|
|---|
| Hikmah Ramadan, Merawat Kemabruran Puasa bagian 29: dari Salam, Islam, ke Istislam |
|
|---|
| Hikmah Ramadan, Merawat Kemabruran Puasa bagian 28: dari Sufi Palsu ke Sufi Sejati |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.