Terapkan Efisiensi Anggaran, Kemendagri Kurangi Tenaga Honorer
Bima Arya menyatakan bahwa surat edaran ini bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran di daerah lebih efektif dan selaras dengan prioritas...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Retret-501-Kepala-Daerah-di-Magelang-Sebanyak-180-Tenda-Sudah-Didirikan.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan pengurangan tenaga honorer sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, mengonfirmasi langkah ini saat ditemui awak media di Istana Kepresidenan Gedung Agung, Yogyakarta, Minggu (9/2/2025).
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan seleksi terhadap tenaga honorer yang masih diperlukan.
"Tenaga honorer yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan wajib tetap dipertahankan. Namun, jika ada kontrak honorer yang dapat dihemat, kami akan melakukan pengurangan," ujar Bima Arya.
Selain kebijakan pengurangan tenaga honorer, Kemendagri juga tengah menyusun surat edaran sebagai panduan bagi kepala daerah dalam menerapkan efisiensi anggaran di wilayahnya masing-masing.
Dikutip dari Kompas.com, Bima Arya menyatakan bahwa surat edaran ini bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran di daerah lebih efektif dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional.
Baca juga: PT Timah Pecat Dwi Citra Weni Gegara Bikin Video Viral Ejek Honorer Pakai BPJS
"Kami sedang menyiapkan surat edaran sebagai pedoman bagi kepala daerah agar kebijakan efisiensi dapat diterapkan dengan baik di masing-masing wilayah," katanya dalam siaran pers, Minggu (9/2/2025).
Lebih lanjut, Bima Arya mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran juga akan menjadi salah satu materi yang dibahas dalam retreat atau pembekalan bagi kepala daerah di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, yang dijadwalkan berlangsung pada 21–28 Februari 2025.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan penerapan efisiensi anggaran di berbagai kementerian dan lembaga negara guna mendukung program-program prioritas pemerintahannya.
(*)
| Sekda Toraja Utara: Tidak Boleh Lagi Ada Guru Honorer, Sekolah Melanggar Kena Sanksi |
|
|---|
| Balita Makassar Diculik dan Dijual ke Jambi Rp80 Juta, Polisi Temukan Bilqis dalam Kondisi Selamat |
|
|---|
| Resmi, Tunjangan Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu per Bulan Mulai 2026 |
|
|---|
| Cucu Mahfud MD di Yogyakarta Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf |
|
|---|
| Usai Ditahan Imbang PSIM, Pelatih PSM Pulang ke Portugal |
|
|---|