Selasa, 12 Mei 2026

Tekno

Apple Janji Investasi 1 Miliar Dolar AS di Batam, Kemenperin: Hanya 200 Juta Dolar AS

Apple diketahui memiliki utang investasi senilai 10 juta dolar AS yang jatuh tempo pada Juni 2023.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Apple Janji Investasi 1 Miliar Dolar AS di Batam, Kemenperin: Hanya 200 Juta Dolar AS
net
Apple. 

TRIBUNTORAJA.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut bahwa nilai investasi pabrik AirTag Apple di Batam yang sebelumnya digadang-gadang mencapai 1 miliar dolar AS, ternyata hanya sebesar 200 juta dolar AS.

Dengan kurs saat ini, nilai tersebut setara dengan Rp 3,24 triliun.

Penyesuaian angka ini berdasarkan hasil asesmen teknokratis yang dilakukan oleh Kemenperin terhadap proposal pembangunan fasilitas produksi aksesoris yang diajukan oleh Apple.

 

 

"Berdasarkan asesmen teknokratis kami, nilai riil investasi pabrik AirTag Apple di Batam hanya 200 juta dolar AS," ungkap Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis (23/1/2025).

"Nilai ini jelas jauh lebih kecil dibandingkan dengan proposal investasi sebesar 1 miliar dolar AS yang disampaikan Apple kepada kami,” lanjutnya.

 

Baca juga: Heboh Siri Disebut Sebarkan Rekaman Percakapan Pengguna ke Pengiklan, Begini Klarifikasi Apple

 

Perhitungan Capex dan Nilai Investasi

Febri menjelaskan bahwa menurut perhitungan teknokratis Kemenperin, proyeksi nilai ekspor dan pembelian bahan baku tidak dapat dihitung sebagai capital expenditure (capex) investasi.

Nilai investasi diukur hanya dari capex, yaitu pembelian lahan, bangunan, dan mesin atau teknologi.

Ia menambahkan, apabila proyeksi nilai ekspor dan pembelian bahan baku dimasukkan dalam investasi oleh Apple, hal itu dapat membuat nilai investasi tampak lebih besar hingga mencapai 1 miliar dolar AS.

 

Baca juga: Menteri Investasi Sebut Apple Siap Bangun Pabrik Vendor AirTag di Batam

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved