Indonesia Resmi Bergabung Sebagai Anggota Penuh BRICS
BRICS dibentuk sebagai upaya menyeimbangkan dominasi negara maju yang tergabung dalam G7, seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Jerman.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Waketum-Partai-Gerindra-Sugiono-sebagai-Menteri-Luar-Negeri.jpg)
BRICS dibentuk sebagai upaya menyeimbangkan dominasi negara maju yang tergabung dalam G7, seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Jerman.
Istilah BRICS berasal dari konsep ekonomi yang muncul pada awal 2000-an untuk menggambarkan negara-negara dengan potensi besar dalam mendominasi perekonomian global pada 2050.
Sebelum bergabungnya Indonesia, BRICS telah mewakili hampir 45 persen populasi dunia dan sekitar 35 persen dari total produk domestik bruto (PDB) global berdasarkan paritas daya beli.
Baca juga: Tak Ingin Tergesa-gesa, Presiden Jokowi Sebut Indonesia Belum Pasti jadi Anggota BRICS
Keikutsertaan Indonesia di BRICS diharapkan dapat memperkuat suara negara berkembang dalam arena ekonomi global.
Pemerintah Indonesia menyambut positif pengumuman dari Brasil sebagai Ketua BRICS 2025 mengenai keanggotaan Indonesia dalam kelompok tersebut.
Baca juga: Hadiri KTT BRICS 2023, Presiden Jokowi Tiba di Johannesburg Afrika Selatan
“Keberhasilan ini mencerminkan peran aktif Indonesia dalam isu-isu global serta komitmen untuk memperkuat kerja sama multilateral demi menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan inklusif,” bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI.
Indonesia menilai keanggotaannya di BRICS sebagai langkah strategis untuk mempererat kolaborasi dengan negara-negara berkembang, berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan pembangunan berkelanjutan.
(*)
| Investor Rusia Bidik Toraja, Dedy Palimbong: Kita Pastikan Perizinan Mudah dan Investasi Aman |
|
|---|
| Wapres Gibran Pamerkan Sistem Pembayaran QRIS di Forum KTT G20 Afrika Selatan |
|
|---|
| Ditanya soal Beda Sikap FIFA ke Israel dan Rusia, Gianni Infantino Malah Bersyukur |
|
|---|
| WN Rusia di Bali Ngaku Diculik Gangster, Diduga Balasan karena Bocorkan Informasi |
|
|---|
| Trump Berbalik Dukung Ukraina Rebut Wilayahnya dari Rusia |
|
|---|