Cuaca Ekstrem di Sulsel
Waspada, Peringatan Cuaca Ekstrem Diperpanjang Hingga H-2 Natal
Meskipun begitu, curah hujan untuk esok hari diperkirakan akan menurun.
TRIBUNTORAJA.COM – Cuaca ekstrem melanda sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Sulsel sejak awal Desember 2024 lalu.
Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas tinggi, angin kencang dan petir.
Terkait cuaca ekstrem, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan terbaru terkait cuaca buruk untuk sejumlah wilayah di Sulsel.
Beberapa di antaranya adalah Kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, dan Barru.
Prakirawan BMKG, Asriani Idrus, menyampaikan bahwa hujan sedang hingga lebat diprediksi berlangsung hingga sore ini.
Namun, intensitas hujan pada malam hari diperkirakan akan menurun.
Hujan di beberapa wilayah disertai angin kencang, petir, dan kilat.
"Minggu ini sangat berpotensi hujan ringan hingga lebat, terutama di Sulsel bagian barat, termasuk Makassar," ucap Asriani Idrus via WhatsApp, Minggu (15/12/2024).
BMKG memprediksi hujan akan berlangsung hingga 23 Desember.
Meskipun begitu, curah hujan untuk esok hari diperkirakan akan menurun.
Intensitas hujan akan kembali meningkat pada 17 hingga 23 Desember mendatang.
"Mulai 17 hingga 23 Desember, curah hujan akan terus meningkat dengan intensitas yang masih dalam kategori sedang hingga lebat," jelasnya.
Hujan dengan kategori ekstrem terjadi jika curah hujan lebih dari 150 mm per hari.
Puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi pada Januari 2025.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana.
"Tanah sudah mulai jenuh karena hujan beberapa hari, jadi kadang hujan sebentar sudah mulai tergenang," tambahnya.(ami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Cuaca-buruk.jpg)