Warga Desa di Deli Serdang Sumatera Utara Trauma Pasca Serangan Anggota TNI
Letnan Jenderal Mohamad Hasan, Panglima Kodam I Bukit Barisan, datang ke markas Armed-2 untuk meminta maaf langsung kepada warga dan keluarga korban.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Komandan-Batalyon-Artileri-Medan-2-Letkol-Arm-Herman-Santos.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, DELI SERDANG - Puluhan anggota TNI dari Batalyon Artileri Medan-2/Kilap Sumagan melakukan serangan mendadak ke Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (8/11/2024).
Peristiwa ini meninggalkan trauma mendalam bagi warga setempat yang kini takut beraktivitas seperti biasa meski situasi sudah mulai aman.
Sri Ulina Perangin-Angin (35), salah seorang korban kekerasan, menceritakan pengalamannya.
"Saya masih takut keluar rumah. Saya teringat saat puluhan anggota TNI menghentikan sepeda motor saya dan menendang hingga saya terlempar ke parit," ungkapnya.
Sri, yang tidak mengetahui masalah antara TNI dan warga, awalnya mengira serangan itu dilakukan oleh perampok.
Setelah mendengar dari warga lain, ia baru menyadari bahwa pelaku adalah anggota TNI.
Baca juga: Anggota TNI Serang Warga di Deli Serdang, Korban: Mereka Teriak Selamatkan Keluarga Kalian
Akibat penganiayaan tersebut, ia mengalami luka di perut, paha, dan tangan.
Sri sempat melihat tentara membawa berbagai senjata seperti parang, samurai, balok kayu, dan dobel stik saat mereka merangsek ke rumah-rumah dan menyeret warga keluar.
Lampu jalanan sengaja dipadamkan, dan warga dilarang menggunakan ponsel.
Baca juga: Kisah Rofika, Remaja Korban Selamat Penyerangan Oknum TNI di Deli Serdang Sumatera Utara
| Oknum TNI Terlibat Pemukulan Pengunjung Kafe Valery Toraja Utara Diserahkan ke Denpom |
|
|---|
| Sejarah Hari Dharma Samudra, Diperingati Setiap 15 Januari |
|
|---|
| BNPB: Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Terus Berkurang |
|
|---|
| BNPB: 914 Orang Tewas dan 389 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sumatera |
|
|---|
| Korban Banjir di Medan Keluhkan Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Datang |
|
|---|