Serangan Israel di Lebanon dan Gaza Utara Tewaskan 23 Orang
Sejak September, Israel memperluas serangan ke wilayah Lebanon, termasuk serangan yang menewaskan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah beserta...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/serangan-israel-lebanon-almat-tewas-11112024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, GAZA – Pada Minggu (10/11/2024), serangan udara Israel menewaskan puluhan orang, termasuk anak-anak, di Lebanon dan Gaza utara yang terisolasi.
Di desa Aalmat, utara Beirut, yang dikenal sebagai wilayah Hizbullah, serangan tersebut mengakibatkan sedikitnya 23 orang tewas, termasuk tujuh anak.
Militer Israel menyatakan bahwa serangan itu ditujukan ke lokasi penyimpanan senjata Hizbullah, namun tidak ada peringatan evakuasi yang diberikan sebelumnya.
Hizbullah mulai melancarkan serangan roket, drone, dan rudal ke arah Israel setelah konflik di Gaza meningkat, sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina dan Hamas.
Respons Israel menyebabkan peningkatan intensitas konflik hingga memicu perang besar.
Menurut Dr. Fadel Naim, direktur Rumah Sakit Al-Ahly di Kota Gaza, serangan Israel terhadap tempat penampungan di kamp pengungsi Jabaliya di Gaza utara mengakibatkan 17 korban tewas, di antaranya sembilan perempuan.
Baca juga: Qatar Hentikan Peran sebagai Mediator Israel-Hamas, Masa Depan Gaza Semakin Kelam
Militer Israel mengklaim bahwa serangan itu menargetkan tempat operasional militan, namun tidak memberikan bukti pendukung klaim tersebut.
Serangan lainnya menimpa rumah di Kota Gaza, menewaskan Wael al-Khour, seorang menteri dalam pemerintahan Hamas, beserta istri dan tiga anaknya.
Baca juga: Alasan Kamala Harris Kalah di Pilpres AS 2024: Dekat dengan Zionis Israel
| BNPB: 914 Orang Tewas dan 389 Hilang akibat Banjir dan Longsor di Sumatera |
|
|---|
| Alvaro Kiano Diduga Dibunuh Ayah Tiri, Sang Ibu Putuskan Berhenti Bekerja di Luar Negeri |
|
|---|
| Empat Orang Tewas dalam Banjir dan Longsor di 6 Wilayah Sumatera Utara |
|
|---|
| Murid SD di Pekanbaru Tewas Diduga Akibat Bullying, Keluarga Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
| Menkomdigi Ungkap 45 Persen Anak Indonesia Jadi Korban Bully Lewat Chatting |
|
|---|