Minggu, 26 April 2026

Sepu' Khas Toraja Jadi Primadona di Pembukaan Pertemuan Raya Perempuan Gereja

Sherly, pemilik stand, menyampaikan bahwa sepu' dibanderol mulai dari Rp20 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung pada desain dan ukuran.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Sepu' Khas Toraja Jadi Primadona di Pembukaan Pertemuan Raya Perempuan Gereja
Tribun Toraja/Muhammad Rifki
Pameran UMKM bertajuk ‘Produk Unggulan Tana Toraja’ ramaikan gelaran Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG) dan Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG)-PGI di Makale, Tana Toraja, Kamis (31/10/2024) (kiri) 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE – Pameran produk unggulan dari UMKM Tana Toraja berhasil mencuri perhatian peserta dan pengunjung Pertemuan Raya Perempuan Gereja (PRPrG) dan Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG)-PGI 2024.

Bertempat di Jalan RA Kartini, Makale, Tana Toraja, Kamis (31/10/2024), puluhan stand UMKM memamerkan berbagai produk lokal khas Toraja, termasuk kerajinan tangan, pakaian etnik, kain, kopi, dan aneka olahan makanan.

Di antara stand yang ramai pengunjung adalah stand Mika Sepu', yang menjual tas sepu'—kerajinan tangan khas Toraja yang menjadi incaran, terutama bagi pengunjung perempuan.

 

 

Sherly, pemilik stand, menyampaikan bahwa sepu' dibanderol mulai dari Rp20 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung pada desain dan ukuran.

“Kami khusus menjual sepu' dari Makale yang merupakan ciri khas Toraja,” ujar Sherly saat ditemui Tribun Toraja di lokasi.

Ia mengungkapkan bahwa pameran UMKM berlangsung dari pagi hingga sore, dan berharap acara PRPrG dan PRPG-PGI 2024 yang akan berlanjut hingga 3 November berjalan sukses agar UMKM lokal terus mendapat sorotan.

 

Baca juga: Amson Padolo: Mari Sukseskan Sidang Raya XVIII PGI di Toraja

 

Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, bersama istrinya, Yariana Somalinggi yang juga menjabat Ketua PPK Tana Toraja, turut memberikan ucapan selamat kepada para peserta melalui spanduk di pintu masuk.

Lokasi pameran yang strategis, berdekatan dengan Gedung Tammuan Mali' dan Pasar Seni Makale, membuat aksesnya mudah dijangkau dengan berjalan kaki dari lokasi utama acara.

Pameran ini terbuka gratis bagi publik, memungkinkan pengunjung menikmati produk unggulan Toraja tanpa biaya tambahan.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved