Israel Serang Iran
Serangan Israel di Iran Dinamakan 'Operasi Hari Pertobatan', Ini Maknanya
Istilah Ibrani teshuva, yang berarti “kembali”, merangkum gagasan tentang pembaruan spiritual dan peningkatan diri ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/26102024_serangan_Israel.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Pasukan Israel alias IDF menyerang Iran dengan meluncurkan rudal dan serangan dengan angkatan udara pada Jumat (25/10/2024) malam waktu setempat atau Sabtu (26/10/2024) dini hari waktu Indonesia.
Pesawat tempur Israel melancarkan agresi ke wilayah Iran. Terdengar ledakan di beberapa wilayah Iran, termasuk Ibu Kota Teheran.
Komando militer Israel mengonfirmasi, Angkatan Udaranya sedang melakukan serangan terhadap "target militer" di Iran.
Dikutip dari Al Mayadeen, setidaknya ada tiga ledakan yang terdengar di dekat Teheran.
Koresponden Al Mayadeen mengatakan, pesawat tempur Israel berusaha menyerang tiga pangkalan di Kabupaten Teheran.
Namun, pertahanan udara Iran berhasil mencegat serangan yang datang.
Al Mayadeen menyebut laporan mengenai serangan di Bandara Internasional Imam Khomeini dan fasilitas energi adalah palsu.
Namun, ledakan terdengar di Kota Eslamshahr, sebelah selatan Teheran.
Al Mayadeen mencatat suara ledakan yang terdengar di Teheran terkait dengan aktivitas pertahanan udara, dan menambahkan, situasi di Ibu Kota Iran sepenuhnya stabil.
Pertahanan udara Iran berhasil mencegat serangan Israel yang ditujukan ke pangkalan militer di bagian selatan dan barat Provinsi Teheran.
"Situasi di ibukota tenang dan bandara di Teheran beroperasi secara normal," tulis laporan MNA, Sabtu.
Operasi Hari Pertobatan
IDF menamai serangannya ke Iran sebagai “Days of Repentance” atau " Hari Pertobatan".
Israel memiliki alasan memberikan nama operasi tersebut.
Dikutip dari Jerusalem Post, frasa “Hari Pertobatan” mengacu pada sepuluh hari antara Rosh Hashanah dan Yom Kippur dalam agama Yahudi, yang dikenal sebagai Sepuluh Hari Pertobatan.