Minggu, 12 April 2026

Sofia Maria Kaunang Resmi Tersangka Kasus Pengancaman Penikaman 

Peristiwa ini terjadi di Missiliana Hotel, Kota Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, yang menjadi lokasi pengundian nomor urut paslon.

Tayang:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Sofia Maria Kaunang Resmi Tersangka Kasus Pengancaman Penikaman 
ist
Sofia didampingi oleh pengacaranya saat hadir di Mapolres Toraja Utara, Jumat (23/10/2024) sore tadi. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Polres Toraja Utara resmi menetapkan status tersangka kepada Sofia Maria Kaunang.

Sofia dijadikan tersangka kasus pengancaman penikaman yang dilakukan saat pengundian nomor paslon Pilkada Toraja Utara di Misiliana Hotel, Senin (23/9/2024) siang lalu.

Ia mengancam Ernita Sulo, anggota tim pasangan Frederik Victor Palimbong-Andrew Branch Silambi.

Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ridwan, mengatakan bahwa Polres Toraja Utara telah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada Sofia.

"Tadi sore sudah dilakukan BAP di Mapolres Toraja Utara dan telah ditetapkan sebaga tersangka," ucapnya kepada Tribun Toraja, Jumat (25/10/2024) malam.

Ridwan menambahkan bahwa untuk agenda selanjutnya ialah pelengkapan berkas dan pelimpahan berkas ke Kejaksaan Tana Toraja.

"Nanti agenda selanjutnya ialah pemeriksaan saksi dari tersangka. Setelah diperiksa, nantinya tinggal dilengkapi berkas untuk dikirim ke kejaksaan dan perkembangan kasus ini nanti akan dituangkan dalam SP2HP," tuturnya.

Diketahui bahwa dalam menghadapi kasus tersebut, Sofia menggunakan jasa 4 kuasa hukum (pengacara).

Sebelumnya diberitakan, Sofia dilaporkan oleh Ernita Sulo ke Polres Toraja Utara, Senin (23/9/2024) malam.

Masalahnya, Ernita Sulo diancam akan ditikam.

Peristiwa ini terjadi di Missiliana Hotel, Kota Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, yang menjadi lokasi pengundian nomor urut calon bupati dan wakil bupati, Senin siang.

Ernita mengaku tidak terima diancam akan ditikam oleh pelaku sehingga melaporkan kasus tersebut ke polres.

"Pelaku ini memang sering singgung bahkan hina saya di sosial media. Tapi saya tidak mau respon, namun kali ini saya tidak mau tinggal diam karena saya ingin ditikam, banyak saksi melihat kejadian itu," ujar Ernita di Mapolres Toraja Utara.

Pengakuan Ernita, dia melihat pelaku mengeluarkan pisau dari tasnya kemudian diarahkan ke dirinya.

"Otomatis saya teriak dan lari, banyak saksinya. Kalau tidak salah lihat, salah satu aparat mengambil pisau tersebut namun entah sekarang disimpan atau disembunyikan dimana. Biarlah pihak Polres Toraja Utara yang mencari alat bukti itu," tuturnya.

Ernita berharap aparat dari Polres Toraja Utara dapat menegakkan keadilan untuknya.

Ernita dan Sofia bertemu di kantor KPU Toraja Utara karena sama-sama pendukung pasangan cabup-cawabup.

Sofia pendukungan pasangan Ombas-Marthen, sedangkan Ernita Sulo pendukung Dedy-Andrew.
(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved