Minggu, 17 Mei 2026

Pilkada Tana Toraja 2024

Jelang Debat Sesi Pertama Pilkada Tana Toraja, Ini Salah Satu Temanya

Adapun untuk tema debat kandidat Pilkada serentak ini nantinya merujuk pada visi dan misi masing-masing paslon dan juga RPJPD.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Jelang Debat Sesi Pertama Pilkada Tana Toraja, Ini Salah Satu Temanya
TribunToraja/Rifki
Komisioner KPU Tana Toraja bidang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Daniel Ta'dung. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tana Toraja, Sulawesi Selatan, telah menetapkan jadwal dan lokasi debat kandidat Pilkada 2024.

Penetapan jadwal dan lokasi debat disetujui dalam rapat yang digelar KPU Tana Toraja pada Senin (14/10/2024).

Debat kandidat rencananya akan dilangsungkan pada 30 Oktober 2024 untuk sesi pertama, dan 12 November 2024 untuk sesi kedua.

Lokasi debat sesi pertama direncanakan mengambil tempat di Aula Pantan Toraja Hotel.

Kemudian untuk lokasi debat kedua direncanakan dilangsunkan di Kota Makassar, Makassar.

Adapun untuk tema debat kandidat Pilkada serentak ini nantinya merujuk pada visi dan misi masing-masing paslon.

Selain itu, juga mengacu pada visi Rencananya Pembangunan Jangka Panjang Daerag (RPJPD) Kabupaten Tana Toraja yakni ‘Tana Toraja Produktif, Maju dan Berkelanjutan.’

Pilkada Tana Toraja 2024 diikuti oleh paslon nomor urut 1, Zadrak Tombeg-Erianto Laso' Paundanan (Zatria), dan paslon nomor urut 2, Victor Datuan Batara-John Diplomasi (Visi).

Salah satu tema debat yang dibocorkan Komisioner KPU Tana Toraja bidang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Daniel Ta'dung, yakni peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.

Menurut Daniel, saat ini pihak KPU Tana Toraja tengah menghubungi pemuka-pemuka organisasi, khususnya pemerhati kelompok rentan dan marjinal.

“Kami akan mengundang pegiat-pegiat Gender Equality, Disabilitas, dan Sosial Inklusi (Getsi) untuk melakukan Focus Group Discussion menjelang debat. Karena isu-isu Getsi itu kan isu yang mudah terlupakan. Perempuan dan anak, disabilitas, penting untuk menampung aspirasi mereka terlebih dahulu sebelum melaksanakan debat,” ungkap Daniel saat dihubungi Tribun Toraja, Rabu (16/10/2024).

“Jadi titipan kepada panelis bahwa isu-isu sosial dan isu marjinal seperti itu digunakan sebagai perspektif dalam mengajukan pertanyaan. Salah satu fokusnya nanti adalah pelayanan masyarakat,” jelas Daniel.

Diketahui, kampanye pemilihan merupakan sarana untuk meyakinkan pemilih melalui penjabaran visi dan misi calon melalui berbagai metode.

Peserta pemilihan berusaha meyakinkan masyarakat agar memilih calon tertentu.

Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk meyakinkan para pemilih adalah debat kandidat atau lebih dikenal dengan istilah debat publik. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved