Sabtu, 11 April 2026

Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini

Pembatasan aktivitas hingga jarak 13 kilometer dari puncak diberlakukan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Pagi Ini
SURYA.CO.ID/Erwin Wicaksono
Potret wilayah pegunungan di lereng Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

TRIBUNTORAJA.COM, MALANG – Gunung Semeru, yang merupakan gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa dan terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik.

Pos Pengamatan Gunung Semeru melaporkan terjadinya dua kali erupsi pada Senin (7/10/2024).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Ghufron Alwi, mengonfirmasi bahwa erupsi pertama terjadi pada pukul 07.40 WIB.

 

 

"Gunung Semeru mengalami erupsi pada Senin, 7 Oktober 2024, pukul 07.40 WIB, namun visual letusan tidak teramati," jelas Ghufron, sebagaimana dilaporkan oleh Antara.

Meskipun letusan tidak terlihat secara visual, aktivitas vulkanik terekam dalam seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 23 mm dan berlangsung selama 120 detik.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 09.19 WIB dengan karakteristik yang serupa, di mana visual letusan juga tidak teramati.

 

Baca juga: Erupsi Gunung Ibu di Maluku Utara, Status Siaga Ditetapkan

 

Seismograf mencatat amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi 100 detik untuk erupsi kedua.

Data dari Pos Pengamatan Gunung Semeru menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik sepanjang tahun 2024 cukup tinggi.

Sejak Januari hingga 7 Oktober 2024 pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 1.446 letusan telah terjadi di gunung dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut ini.

 

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi, Muntahkan Lava Pijar

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved