Tak Ada Kenaikan, Berikut Harga Pupuk Subsidi dan Non Subdisi di Toraja Utara
Untuk pupuk Urea non subsidi harganya sebesar Rp 10 Ribu per kilo, sedangkan pupuk NPK non subsidi Rp 18 ribu
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/di-Toko-3w3r.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Harga pupuk di Toraja Utara relatif stabil.
Harga pupuk subsidi jenis Urea Rp 2.250 rupiah per kilo dan pupuk subsidi jenis NPK Rp 2.300 rupiah per kilo.
Pupuk Urea merupakan pupuk yang mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis).
Sedangkan pupuk NPK yaitu pupuk yang memilik kandungan tiga unsur hara makro, yaitu Nitrogen (N) Fosfor (P) dan Kalium (K).
Untuk pupuk Urea non subsidi harganya sebesar Rp 10 Ribu per kilo, sedangkan pupuk NPK non subsidi Rp 18 ribu perkilo.
Harga tersebut terpantau di Toko Muti Sari Pratani, Pasar Bolu, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Sulsel, Kamis (3/10/2024).
Victor Pabiringan (42), seorang pegawai di toko Muti Sari Pratani, mengatakan bahwa harga tersebut belum ada perubahan sejak sepekan.
"Masih stabil sudah dari seminggu lalu belum ada perubahan, harga tersebut masih terbilang terjangkaulah," ucapnya.
Pemuda Kecamatan Tallunglipu ini berharap pemerintah tetap mengkontrol agar harga tetap stabil memasuki musim tanam.
"Ini kan sudah masuk masa tanam dibeberapa wilayah di Toraja Utara, semoga harga tetap stabil karena biasanya jelang pergantian tahun harga harga mulai naik termasuk pupuk," tuturnya.
Diketahui bahwa di wilayah Toraja secara umum, masyarakat rata - rata masih berprofesi sebagai peternak dan petani.
Mulai dari memelihara ternak kerbau, babi, ayam, ikan.
Dan juga masih banyak yang berkebun hingga menggarap sawah.(*)