Kamis, 16 April 2026

Rusia Kecam Dominasi Barat yang Dipimpin AS dalam Sidang Umum PBB

Lavrov menyebut bahwa kebijakan agresif Barat terhadap Rusia tidak hanya merusak ide kerja sama global yang diusung Sekretaris Jenderal PBB, tetapi...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Rusia Kecam Dominasi Barat yang Dipimpin AS dalam Sidang Umum PBB
TASS/Valery Sharifulin
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Pyongyang Kamis (31/5/2018) silam. 

TRIBUNTORAJA.COM, NEW YORK - Rusia kembali menegaskan pentingnya menciptakan tatanan dunia yang multipolar, sembari mengecam dominasi Barat, yang dipimpin Amerika Serikat, sebagai perusak sistem kerja sama global.

Dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-79, Sabtu (28/9/2024), Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan bahwa Rusia tidak bertanggung jawab atas terganggunya operasional lembaga-lembaga PBB.

Ia menuding Barat sebagai pihak yang patut disalahkan.

 

 

Lavrov menyebut bahwa kebijakan agresif Barat terhadap Rusia tidak hanya merusak ide kerja sama global yang diusung Sekretaris Jenderal PBB, tetapi juga memperlemah tatanan pemerintahan global, termasuk Dewan Keamanan PBB.

"Ini bukan pilihan kami, dan kami tidak akan menanggung akibat dari arah berbahaya ini," ujar Lavrov.

Lavrov memperingatkan bahwa hegemoni Barat akan memicu konfrontasi yang berdampak pada seluruh dunia.

 

Baca juga: Putin Siapkan Perubahan Doktrin Nuklir Rusia, AS Berang

 

"Sebagian besar dunia melihat dengan jelas bahwa konfrontasi dan dominasi tidak akan menyelesaikan masalah global apa pun," tambahnya.

"Jika Barat tidak mengubah haluan, dampak negatif dari tindakannya akan dirasakan oleh semua pihak," tegas Lavrov.

Ia menyatakan bahwa kebijakan hegemonik Barat sengaja menghambat terbentuknya tatanan dunia multipolar, yang didasarkan pada kesetaraan antara negara besar dan kecil, penghormatan terhadap hak asasi manusia, kesetaraan gender, serta hak setiap bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri.

 

Baca juga: Vladimir Putin Akan Putuskan Perubahan Doktrin Nuklir Rusia, Ini Poin-Poin Pentingnya

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved