Gempa Bandung
BMKG: Sesar Garsela Penyebab Gempa Magnitudo 5,0 di Bandung, Jawa Barat
BMKG mencatat aktivitas seismik di zona Sesar Garsela sejak tahun 2008, menjadikannya salah satu sesar aktif di wilayah tersebut.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kecamatan-Kertasari-dan-Pangalengan-mengalami-dampak-kerusakan.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 5,0 yang mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (18/9/2024) pukul 09.41 WIB, dipicu oleh aktivitas Sesar Garsela.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa Sesar Garsela memicu serangkaian gempa bumi dangkal di wilayah Bandung. Aktivitas sesar tersebut memiliki mekanisme pergerakan geser turun.
"Gempa ini tergolong dangkal dengan pusat gempa di darat pada kedalaman 10 kilometer, terletak di koordinat 7,19 LS dan 107,67 BT, sekitar 24 kilometer tenggara Kabupaten Bandung," kata Daryono.
BMKG mengonfirmasi bahwa gempa ini dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Barat, seperti Banjaran (III MMI), Lembang (II-III MMI), Parompong (II-III MMI), Kabupaten Bandung Barat (II-III MMI), Baleendah (II-III MMI), Garut (II-III MMI), dan Majalaya (III-IV MMI).
Gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Baca juga: Gempa Bandung Jawa Barat Rusak Sejumlah Bangunan, Personel BPBD Turun Lapangan
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta menunggu hasil analisis lengkap dari BMKG.
Masyarakat juga diminta untuk mengikuti arahan mitigasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Baca juga: Gempa Kekuatan 5 Magnitudo Guncang Bandung Jawa Barat
Apa Itu Sesar Garsela?
Dilansir dari Kompas.com, Sesar Garsela, atau Sesar Garut Selatan, merupakan salah satu sesar aktif di wilayah selatan Jawa Barat.