Andalkan Program JKN, Ester Jalani Operasi Usus Buntu Tanpa Biaya
Ester mengatakan, beban finansial terasa lebih ringan ketika mengetahui Program JKN dapat menjamin operasi usus buntunya.
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/09092024_Ester.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Beban biaya kesehatan yang cenderung tinggi membuat sebagian masyarakat enggan berobat. Seperti halnya dengan Ester (48) asal Kelurahan Ulusalu, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja.
Ia awalnya sempat ragu memeriksakan kondisi kesehatannya. Ia rela menahan sakit usus buntu yang dideritanya.
Namun ketakutannya berangsur hilang ketika mulai menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ia pun dengan mantan menjalani operasi usus buntu yang ia derita sekitar bulan Mei lalu. Ester pun lega karena menjalani operasi tanpa biaya.
Ester menceritakan awal mula mengetaui sakit usus buntunya.
“Awalnya saya merasakan nyeri pada kaki dan perut saya. Saya lalu berobat ke dokter praktik, namun selama satu minggu berobat saya tidak merasakan adanya perubahan," cerita Ester beberapa waktu lalu.
"Karena rasa sakit yang semakin parah jadi saya memutuskan ke Rumah Sakit Sinar Kasih untuk dilakukan pemeriksaan terhadap sakit yang saya derita ini. Dokter mengungkapkan bahwa saya terkena usus buntu lalu disarankan untuk menjalankan operasi usus buntu,” ungkapnya.
Ia awalnya ragu karena memikirkan biaya yang tidak sedikit.
Namun, kehadiran Program JKN berarti bagi hidup Ester, melalui program jaminan kesehatan tersebut dirinya mengaku memperoleh layanan kesehatan yang cukup memuaskan.
Ia pun juga mengungkapkan selama memanfaatkan program tersebut tidak mengalami kendala yang berarti.
Proses administrasi hingga penanganan pasien dilakukan tanpa adanya diskriminasi.
“Setelah saya melakukan perawatan saya mendapat pelayanan yang memuaskan dari pihak Rumah Sakit Sinar Kasih, tidak ada sama sekali kesulitan yang saya alami mulai dari proses administrasi sampai dengan selesainya perawatan tentunya dengan bantuan Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, saya bisa mendapat pelayanan yang baik," ujar Ester.
Beban finansial terasa lebih ringan ketika mengetahui Program JKN dapat menjamin operasi usus buntunya.
Kabar baik itu tak hanya membuatnya lega, ia juga merasa pemerintah telah hadir mendampingi masyarakat.
“Biaya di rumah sakit itu pastinya memakan banyak biaya apalagi jika sampai operasi. Tapi sebagai peserta JKN, saya tidak merasa khawatir karena dengan adanya program ini seluruh biaya perawatan ataupun saat operasi ditanggung oleh Program JKN, sehingga saya dan keluarga merasa lega karena tidak perlu keluar banyak biaya di rumah sakit," jelasnya.
| Minim Serapan Lokal, 1.116 Pencari Kerja Tana Toraja Pilih Merantau |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Dishub Tana Toraja Kurangi Pergerakan |
|
|---|
| Permudah Akses Penyandang Disabilitas, Disnaker Tana Toraja Pindah Kantor |
|
|---|
| Ribuan Warga Toraja Doa Bersama Selamatkan Generasi dari Narkoba dan Pergaulan Bebas |
|
|---|
| Bobol 3 Toko di Makale, Warga Palopo Dibekuk Resmob Polres Tana Toraja |
|
|---|