Jumat, 29 Mei 2026

Harga Daging Babi Melonjak di Toraja, Kini Capai Rp 120 Ribu Perkilogram

Menurut pedagang, harga ini sepertinya terus melambung dan belum ada kejelasan kapan harga akan stabil.

Tayang:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Harga Daging Babi Melonjak di Toraja, Kini Capai Rp 120 Ribu Perkilogram
rifki/tribun toraja
Daging babi 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Harga daging babi di Toraja, khususnya Toraja Utara, terus melambung tinggi.

Pantauan Tribun Toraja terhadap pedagang daging babi di Pasar Pagi, Kota Ramtepao, Toraja Utara, Jumat (30/8/2024), harga daging babi per kilogram kini mencapai Rp 120 ribu.

Harga itu naik drastis dari sebelumnya di kisaran Rp 95 ribu per kilogram. 

Pedagang menyebut, harga ini terus merakak naik dalam beberapa bulan terakhir ini, di mana sebelumnya harga daging babi berkisar Rp 60 ribu- 65  ribu per kilogram

Melonjaknya harga daging babi ini dikeluhkan warga Toraja.

"Memang tidak sering konsumsi daging babi, tapi harga sekarang ini sangat tinggi," ucap Maria, saat ditemui di Rantepao.

Pedagang pun mengeluh dengan kenaikan harga daging babi yang terus melambung.

Seperti dikeluhkan pedagang daging babi di Rantepao, Herman (49).

Menurutnya, harga ini sepertinya terus melambung dan belum ada kejelasan kapan harga akan stabil.

"Dulu awalnya Rp 50 ribu perkilo, kemudian naik jadi Rp 95 ribu, dan sekarang Rp 120 ribu per kilogram. Ini cukup tinggi bagi kami," ucapnya.

Herman menilai, kenaikan harga ini dipengaruhi stok babi ternak yang mulai menipis dan langka sejak virus African Swine Fever (ASF) masuk di Toraja tahun lalu. Akibat virus ini, ribuan babi ternak milik warga mati.

"Dan setau saya belum ditemukan vaksi untuk mengatasi dan mencegah virus tersebut," tuturnya.

Selain itu, beberapa saat lalu di Toraja ramai acara adat Rambu Solo dan Rambu Tuka lalu Ma'nene, dan acara tersebut pasti menyembelih hewan babi.

Tidak hanya itu, pemilik warung makan khas Toraja yang umumnya menjual aneka olahan daging babi pun mengeluh.

"Beberapa hari terakhir ini tidak ada menu babi, harganya mahal sekali," kata Allang, pemilik warung.

Biasanya, per porsi menu daging babi dijual Rp 25 ribu. Dengan kenaikan harga, jika memang banyak permintaa, ia berencana akan menaikkan harganya.

"Mungkin kalau mau kita jual, dinaikkan harganya, mungkin jadi Rp 30 ribu per porsi. Tapi, kita juga memikirkan, apakah konsumen nanti mau beli?" tuturnya.

Harga Babi Ternak

Sementara itu, untuk hewan babi, harganya juga bervariasi.

Untuk harga bibit ternak babi di Pasar Bolu dengan usia 6-7 minggu dibanderol Rp 1,5 juta per ekor.

Sedangkan untuk Babi ternak siap potong, yang ukurannya telah mencapi 50 kilogram, dijual dengan harga Rp 7 - 8 juta per ekor.

Harga ini melonjak drastis dari sebelumnya Rp 2,5 - 3 juta per ekor.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved