Kamis, 21 Mei 2026

Prabowo Sebut Ada Pihak yang Berusaha Mengadu Domba Dirinya dengan Jokowi

Prabowo kembali menegaskan pentingnya persatuan di tengah masyarakat untuk membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Prabowo Sebut Ada Pihak yang Berusaha Mengadu Domba Dirinya dengan Jokowi
tribunnews
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo berpelukan dengan atlet pencak silat Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Presiden terpilih Prabowo Subianto menepis rumor tentang ketegangan dalam hubungannya dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Ia menyatakan bahwa isu tersebut sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah hubungan antara dirinya dan Presiden Jokowi.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menutup Kongres ke-6 PAN di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/8/2024) malam.

 

 

"Ternyata ada yang mengatakan Prabowo dan Jokowi sudah retak, retak, di mana retaknya? Selalu ada upaya untuk mengadu domba," ujar Prabowo, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Prabowo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu demi kemajuan Indonesia. 

"Yang bagian itu sudah selesai ya, sekarang mari kita fokus pada hal-hal yang positif. Kalau ada yang masih belum bisa move on, biarkan saja. Kita tidak akan terpancing," tuturnya.

 

Baca juga: Terpilih Kembali Pimpin PAN, Zulhas Janji Bawa KIM Plus Menang Pilkada di Banyak Daerah

 

Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo juga menyinggung adanya upaya dari pihak tertentu yang menggunakan operasi intelijen untuk menciptakan perpecahan di antara masyarakat Indonesia.

"Ternyata ada yang mengatakan Prabowo dan Jokowi sudah retak, retak, di mana retaknya? Selalu ada upaya untuk mengadu domba," ulangnya.

 

Baca juga: PDIP Bimbang Pilih Anies atau Ahok di Pilgub Jakarta, Ini Perbandingan Surveinya

 

Prabowo kembali menegaskan pentingnya persatuan di tengah masyarakat untuk membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

"Kita tidak akan terpancing oleh isu-isu yang memecah belah. Mari kita fokus pada hal-hal yang lebih menggembirakan dan membangun," pungkasnya.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved