Pilgub Sulsel 2024

Nasib Danny Pomanto di Tangan PPP

Dengan belum adanya surat B1-KWK dari PPP membuat pasangan Danny-Azhar bisa saja gagal maju di Pilgub Sulsel 2024. 

Editor: Imam Wahyudi
ist
 Poster digital calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Danny Pomanto-Azhar Arsyad berseliweran di media sosial, Rabu (31/7/23). 

TRIBUNTORAJA.COM - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menginginkan agar Pilgub Sulsel 2024 berlangsung secara demokratis tanpa opsi kandidat versus kotak kosong.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Bappilu DPW PPP Sulsel, Yusran Sofyan.

Menurutnya, kontestasi Pilgub Sulsel setidaknya memunculkan kompetisi head-to-head. 

Karena itulah, PPP akan mendukung pasangan Danny Pomanto-Azhar Arsyad guna melawan pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi.

Sayangnya, hingga saat ini DPP PPP belum mengeluarkan surat B1-KWK untuk pasangan Danny-Azhar, sebagai syarat untuk mendaftar ke KPU. 

Dengan belum adanya surat B1-KWK dari PPP membuat pasangan Danny-Azhar bisa saja gagal maju di Pilgub Sulsel 2024

Sebab, PPP menjadi penentu Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel berlangsung head to head atau Kotak Kosong. 

Saat ini, baru pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi yang dipastikan bisa mengikuti pilgub karena didukung 7 parpol. 

Sementara Danny-Azhar baru mendapatkan formulir B1-KWK dari PDIP dan PKB. 

Total kursi PDIP dan PKB di DPRD Sulsel sebanyak 14 kursi. 

Sementara syarat untuk mengusung pasangan calon di Pilgub Sulsel adalah 17 kursi.

Sehingga, Danny-Azhar masih butuh tambahan 3 kursi. 

Artinya, sisa PPP yang akan menentuka  Danny-Azhar ‘berlayar’ atau kandas.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved