Rabu, 20 Mei 2026

Presiden Jokowi Minta Maaf ke Rakyat Indonesia, PDIP: Dia Harus Bertanggung Jawab

Jokowi meminta maaf jika ada kesalahan atau kekhilafan selama masa kepemimpinannya sejak 2014.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Presiden Jokowi Minta Maaf ke Rakyat Indonesia, PDIP: Dia Harus Bertanggung Jawab
Wartakotalive.com/ Alfian Firmansyah
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usia menghadiri acara wayang kulit dalam rangka merefleksikan Tragedi Kutaduli 27 Juli 1996 alias 28 tahun lalu, di halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Sabtu (3/8/2024) malam. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, memberikan tanggapan terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia menjelang akhir masa jabatannya pada 20 Oktober mendatang.

Menurut Hasto, sebagai seorang pemimpin negara, Presiden Jokowi seharusnya bertanggung jawab atas setiap kebijakan yang telah diambil selama hampir 10 tahun masa pemerintahannya.

Hasto menyoroti masalah data impor beras yang mengharuskan Indonesia mengimpor 6 juta ton beras tahun ini sebagai contoh kebijakan yang perlu dipertanggungjawabkan.

 

 

"PDIP menegaskan bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil oleh seorang presiden harus dipertanggungjawabkan di hadapan rakyat. Contohnya, kami selama ini konsisten menolak impor beras, dan kini terbukti bahwa data-data yang disampaikan sebelumnya ternyata tidak akurat," ujar Hasto dalam pernyataannya, Sabtu (3/8/2024).

Hasto menambahkan bahwa berbagai kebijakan yang telah diambil oleh Presiden Jokowi harus lebih dulu dipertanggungjawabkan sebelum meminta maaf.

"Kebijakan-kebijakan tersebut harus dipertanggungjawabkan terlebih dahulu kepada rakyat. Itu yang harus diutamakan, bukan sekadar permintaan maaf," tegas Hasto.

 

Baca juga: Mantu Jokowi Didukung 8 Parpol, Projo Tantang PDIP Lawan Bobby di Pilgub Sumut

 

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan permohonan maafnya saat acara 'Zikir dan Doa Kebangsaan 79 Tahun Indonesia Merdeka' di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/8) malam.

Jokowi meminta maaf jika ada kesalahan atau kekhilafan selama masa kepemimpinannya sejak 2014.

 

Baca juga: PAN Hargai Permintaan Maaf Presiden Jokowi, Sebut Sebagai Tindakan Kenegarawanan

 

Mantan Wali Kota Solo itu juga mengakui bahwa ia tidak dapat menyenangkan semua pihak selama menjabat sebagai Presiden.

"Dalam kesempatan yang baik ini, di hari pertama bulan kemerdekaan, Agustus, dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, izinkanlah saya dan Profesor Kiai Haji Ma'ruf Amin, memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala salah dan khilaf selama ini, khususnya selama kami menjalankan amanah sebagai Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia," kata Jokowi.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved