Rabu, 29 April 2026

Pilgub Sulsel 2024

Soal Pilgub Sulsel, Taufan Pawe: Tunggu 2 Minggu Lagi

Taufan Pawe juga menyampaikan bahwa jika ada kader lain yang punya semangat tinggi maju mencalonkan, maka ia memberi karpet kuning.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Soal Pilgub Sulsel, Taufan Pawe: Tunggu 2 Minggu Lagi
erlan/tribun timur
Ketua DPD Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe 

TRIBUNTORAJA.COM - Setelah mengeluarkan surat rekomendasi kepada 5 kadernya yang dipersiapkan bertarung di Pilgub Sulsel 2024, Partai Golkar hingga saat ini belum juga memutuskan siapa yang ditunjuk untuk maju dalam kontestasi lima tahunan tersebut.

Lima kader tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Golkar AM Nurdin Halid, Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe, mantan Wali Kota Makassar 2 periode Ilham Arief Sirajuddin, Bupati Gowa 2 periode Adnan Purichta Ichsan dan Bupati Luwu Utara 2 periode Indah Putri Indriani. 

Ketua Golkar Sulawesi Selatan, Taufan Pawe, mengaku masih pikir-pikir untuk maju di Pilgub Sulsel 2024

Hingga kini, dia mengaku belum melakukan pergerakan politik.

"Saya belum memulai kerja-kerja pilgub dan tidak menyebar baliho," ujarnya, Rabu (26/6/2024).

Mantan Wali Kota Parepare 2 periode ini menyebut, dalam dua pekan ke depan, dia akan memutuskan sikap.

Apakah maju di Pilgub Sulsel atau memilih mengabdi di DPR RI.

Meski demikian, Taufan memberikan sinyal siap maju jika Ketua Umum (Ketum) Golkar, Airlangga Hartarto memberi instruksi.

"Kalau saya tunggu saja dua minggu ke depan, kalau pun ada yang mengatakan terlambat, tapi saya patuh dengan partai," ujarnya.

Taufan Pawe juga menyampaikan bahwa jika ada kader lain yang punya semangat tinggi maju mencalonkan, maka ia memberi karpet kuning.

"Tapi jujur saya katakan, berikanlah kesempatan yang punya semangat untuk itu (maju Pilgub Sulsel)," tambahnya.

Lebih lanjut, Taufan Pawe juga menanggapi hasil survei internal Golkar yang menempatkan elektabilitasnya rendah. 

Ia mengaku jika survei menjadi acuan DPP Golkar untuk memutuskan satu nama, maka dirinya tidak akan diperhitungkan. 

"Artinya jika yang dipedomani adalah survei, berarti saya tidak direken. Tapi kalau ada hal-hal lain, mungkin saya ada," jelasnya.

Nurdin Halid sendiri telah menyatakan sikap tidak maju di Pilgub Sulsel.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved