Kamis, 28 Mei 2026

Presiden Jokowi: Bansos Bantuan Pangan Lanjut hingga Desember 2024

Presiden Jokowi menjamin bahwa kualitas beras yang akan disalurkan merupakan beras premium yang dikelola oleh Perum Bulog.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Presiden Jokowi: Bansos Bantuan Pangan Lanjut hingga Desember 2024
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan peninjauan stok beras di Gudang Bulog Baru Rawang Timur, Padang, Sumatera Barat, Rabu (25/10/2023) lalu. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa program bantuan pangan akan diperpanjang hingga Desember 2024.

Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Jokowi saat mengunjungi Gudang Bulog Bukit Tunggal di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada Kamis (27/6/2024).

Jokowi menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

 

"Bantuan pangan beras akan terus dilanjutkan, mulai dari Agustus, Oktober, hingga Desember. Kita patut bersyukur karena perhitungan APBN memungkinkan hal ini," ujar Jokowi dikutip dari Kompas.com.

Presiden Jokowi menjamin bahwa kualitas beras yang akan disalurkan merupakan beras premium yang dikelola oleh Perum Bulog.

Ia menegaskan bahwa pemerintah dan Bulog terus melakukan perbaikan dalam manajemen pengelolaan beras.

 

Baca juga: Pengamat: Bansos dan Infrastruktur Pengaruhi Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Presiden Jokowi

 

Selain itu, Jokowi mengungkapkan bahwa stok beras di gudang Bulog saat ini berada dalam kondisi aman, dengan jumlah mencapai 1,7 juta ton.

Dengan stok yang cukup besar tersebut, Jokowi meyakini bahwa harga pangan akan tetap stabil.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa program bantuan pangan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Baca juga: Tolak Bansos untuk Korban Judi Online

 

"Tahun lalu, program ini berlangsung selama tujuh bulan. Tahun ini, atas arahan Presiden Jokowi, durasinya diperpanjang menjadi sembilan bulan," ujarnya.

Arief menegaskan bahwa efektivitas program ini terbukti sebagai penyangga ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Bantuan pangan terbukti menjadi bantalan ekonomi yang efektif, terutama di masa-masa sulit," kata Arief.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved