Sabtu, 25 April 2026

Tuai Polemik, Polrestabes Makassar Tutup Sementara W Super Club Milik Hotman Paris

Kata Darminto, penutupan sementara W Super Club dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban Kota Makassar.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Tuai Polemik, Polrestabes Makassar Tutup Sementara W Super Club Milik Hotman Paris
ist
Klub malam W Super Club Makassar ditutup sementara hingga batas waktu yang tidak ditentukan. 

TRIBUNTORAJA.COM - Keberadaan tempat hiburan malam (THM) W Super Club di Makassar tuai polemik. Banyak pihak menyayangkan operasional klub malam milik pengacara kondang Hotman Paris Hutapea tersebut dan meminta untuk menutupnya.

Sejumlah organisasi kemasyarakat (ormas) menilai W Super Club Makassar bisa merusak moral dan menjadi sarang maksiat.

Diketahui, W Super Club diresmikan Hotman Paris pada Senin (27/5/2024) lalu. Tempat ini berada di Jl Citra Boulevard, kawasan Center Poin of Indonesia (CPI) Makassar.

Menyikapi polemik ini, Polrestabes Kota Makassar pun bertindak.

Polres menutup sementara W Super Club Makassar mulai Jumat (31/5/2024) malam.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Ops Polrestabes Makassar, Darminto, saat hadir dalam pertemuan organisasi masyarakat (ormas) islam dan tokoh masyarakat se Kota Makassar.

Pertemuan ini berlangsung di kediaman Wali Kota Makassar Danny Pomanto Jl Amirullah, Jumat (31/5/2024).

Kata Darminto, penutupan sementara W Super Club dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban Kota Makassar.

"THM Super Club ditutup untuk sementara guna menjaga keamanan dan ketertiban daerah," ucap Darminto.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen W Super Club agar kegiatan di THM tersebut dihentikan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

"Sudah ada penyampaian ke menejemen untuk tidak beroperasi, ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan," ujarnya.

Diketahui, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, mengumpulkan ormas islam dan tokoh masyarakat menyikapi polemik THM W Super Club.

Danny mengatakan, persoalan ini terus bergulir sehingga Pemerintah Kota bersama dengan Polrestabes menganggap ini sangat mendesak untuk bertemu langsung dengan ormas.

Kata Danny, ini bukan persoalan baru di. Makassar. Banyak sekali persoalan yang seperti ini tapi kebetulan W Super Club viral di media.

"Yang pertama adalah surat itu alamatnya tidak tepat, karena memang Pemkot itu bukan dalam otoritas perizinan, memang di situ ada perizinan pengaturan minuman keras kalau ada itu baru di kota, tapi setelah keluar itu itu harus diatur kalau tidak diatur jadi bahaya," ujar Danny.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved