Rabu, 22 April 2026

Perang Israel Palestina

Israel Menyerah Lawan Hamas, Siap Gencatan Senjata Permanen

Kedua mantan tokoh penting keamanan Israel yang kini menjadi politisi di Knesset (Parlemen) Israel tersebut

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Israel Menyerah Lawan Hamas, Siap Gencatan Senjata Permanen
AP Photo
Asap mengepul dari titik serangan udara Israel di dekat perbatasan Rafah-Mesir, selatan Jalur Gaza, Senin (6/5/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM - Media Ibrani yang mengutip sumber-sumber keamanan Israel tingkat tinggi menyatakan kalau Dewan Perang Israel siap untuk melaksanakan gencatan senjata permanen di Gaza.

"Sumber tersebut mengindikasikan bahwa untuk pertama kalinya, Dewan Perang Israel secara serius mengkaji kemungkinan tercapainya gencatan senjata permanen di Gaza," kata laporan tersebut.

Media Ibrani menunjukkan, jajak pendapat menunjukkan bahwa 67 persen warga Israel percaya bahwa pemerintah tidak berbuat banyak untuk memulangkan tahanan dari Gaza.

Otoritas Penyiaran Israel, KAN pada Sabtu melansir kalau seluruh pimpinan keamanan, termasuk menteri Kabinet Perang Israel dari partai oposisi, Benny Gantz dan Gadi Eisenkot mendukung pencapaian kesepakatan dengan Hamas.

Kedua mantan tokoh penting keamanan Israel yang kini menjadi politisi di Knesset (Parlemen) Israel tersebut menganggap kesepakatan dengan Hamas sudah sangat diperlukan sekarang.

Dewan Perang Israel yang terdiri dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant, dan Kepala Staf Umum IDF, Herzi Halevi, dilaporkan mulai membuka opsi gencatan senjata permanen di Gaza dalam perang melawan gerakan pembebasan Palestina, Hamas.

Bola kesepakatan gencaan senjata kini akan kembali berada di tangan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang dikenal terus ingin perang berlanjut hingga 'kemenangan mutlak'.

Netanyahu didukung oleh partai-partai koalisi sayap kanan ultranasionalis yang mengancam akan membubarkan kabinet jika perang berhenti.

Namun, tekanan agar Israel berhenti berperang kini jauh lebih besar. 

Ketua Dewan Keamanan Nasional Israel, Tzachi Hanegbi, mengakui pada Rabu (22/5/2024), kalau tentara negaranya belum mencapai satu pun target perang di Jalur Gaza.

Sementara itu, Direktur Badan Intelijen Mossad Israel, David Barnea, dilaporkan sudah kembali ke Israel setelah setelah bertemu dengan Direktur CIA, William Burns dan Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdul Rahman Al Thani, di Paris, Perancis, Jumat (24/5/2024).

Axios melaporkan, mengutip seorang pejabat Israel, pada Sabtu (25/5/2024), menyatakan kalau Barnea, Burns, dan Sheikh Mohammed setuju melanjutkan pembicaraan negosiasi pertukaran para tahanan dengan gerakan pembebasan Palestina, Hamas.

Laporan itu menyatakan bahwa ketiga pihak tersebut di Paris membahas sebuah formula baru yang memungkinkan dimulainya kembali perundingan untuk membebaskan para tahanan.

Laporan menyatakan bahwa diputuskan untuk melanjutkan negosiasi minggu depan sesuai dengan proposal baru yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Jua Menang, Israel Siap Gencatan Senjata Permanen: Negosiasi dengan Hamas Lanjut Pekan Depan 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved