Rektor Pastikan Tidak Ada Kenaikan UKT di Unhas Makassar
Prof JJ menyampaikan hingga kini Unhas tetap berkomitmen agar tidak ada mahasiswa yang putus studi hanya karena kurang mampu dari segi ekonominya.
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/10012023_Unhas.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Dr Jamaluddin Jompa MSc, memastikan tidak menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di tahun 2024 ini.
Hal ini diungkapkan Prof JJ, sapaan Rektor Unhas.
Ini juga untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial mahasiswa Unhas bahwea terjadi kenaikan UKT Unhas di tahun 2024 ini.
Menurut Prof JJ, yang terjadi pada UKT di tahun 2024 ini adalah adanya penambahan kelompok UKT menjadi ada Kelompok UKT IX, dimana di tahun 2023 hanya ada UKT Kelompok I – Kelompok VIII.
“Kenapa ada UKT IX tahun ini? Karena tahun 2023 itu UKT Kelompok I bayarnya Rp 0 alias gratis. Dan ini menurut aturan Kementerian Diktiristek tidak diperkenankan sehingga tahun 2024 ini kami hapus, sehingga bergeser ke atas dan muncul UKT IX," papar mantan Direktur Sekolah Pasca Sarjana Unhas ini kepada Humas Unhas, Rabu (15/5/2024) malam.
"Jadi pada dasarnya tidak ada kenaikan. Hanya pergeseran kelompok itu tadi,” jelasnya lagi.
Prof JJ menyampaikan hingga kini Unhas tetap berkomitmen agar tidak ada mahasiswa yang putus studi hanya karena kurang mampu dari segi ekonominya.
“Penetapan UKT mahasiswa ini sudah ada formulasinya yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi keluarga. Sebaliknya, bagi keluarga yang mampu, berkontribusilah untuk pengembangan pendidikan kita. Semoga itu berkah bagi pendidikan anaknya di Unhas,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa UKT di Unhas paling rendah dibandingkan di pergurusn tinggi PTNBH lainnya.
"Coba bandingkan UKT perguruan tinggi PTNBH lain di Pulau Jawa, Unhas ini paling rendah UKT-nya untuk dikategori kelompok yang sama," tambahnya lagi.
"Padahal Unhas ini kualitasnya sudah setara dengan PTNBH di Pulau Jawa, tapi kita care dengan kondisi ekonomi di wilayah sekitar kita sehingga kita tidak samakan,” ulas Prof JJ
Beasiswa Bagi yang Kurang Mampu
Selain itu, Unhas menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu.
Prof JJ menekankan bahwa pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu terus lakukan.
Per Januari 2024 – Mei 2024 ini, Unhas telah memberikan beasiswa kepada 8.677 mahasiswa.
“Yang terbanyak dari pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) dengan 5.689 mahasiswa, menyusul KIP-Kuliah skema bantuan UKT dengan 699 mahasiswa,” jelas Prof JJ.
Hingga kini, kata Prof JJ, beasiswa yang masuk di Unhas sudah ada 35 jenis dengan 8.677 penerima.
“Ini juga masih terus Unhas upayakan bertambah melalui skim beasiswa Dana Abadi dari alumni-alumni Unhas,” tuturnya.
Bagi mahasiswa yang kurang mampu ekonominya, lanjut Rektor, UKT Kelompok I masih tetap dikisaran Rp 500 ribu per semester dan UKT Kelompok II masih sekitar Rp 1 juta per semester.
“Dua UKT ini memang diperuntukkan untuk yang kurang mampu ekonominya (miskin,red). Kondisinya masih sama tahun lalu. Jadi sama sekali tidak ada kenaikan,” tandasnya.(*)
| Kompetisi Sisakan 9 Laga, Bek Andalan PSM Dikabarkan Susul Tavares ke Persebaya |
|
|---|
| Pertandingan Berakhir, PSM Makassar Kalah Lagi |
|
|---|
| Golllllllll, Persebaya Robek Jala Gawang PSM di Menit 26 |
|
|---|
| Keuskupan Agung Makassar Tahbiskan 3 Imam Baru di Rantepao |
|
|---|
| Besok, Toraja Diperkirakan Hujan Lebat, Warga Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.