11 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Bus di Jawa Barat, Begini Kesaksian Supir
Sebelumnya, pria yang berprofesi sebagai sopir sejak 1996 tersebut mengaku rem tidak bermasalah ketika melintas di Tangkuban Perahu dan Alun-Alun...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pihak-Dirlantas-Polda-Jawa-Barat-SMK-Lingga-Kencana-Depok-Ciater-Subang.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, SUBANG - Sopir bus kecelakaan maut rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Sadira mengaku kendaraannya mengalami rem blong saat kejadian.
Akibatnya, bus Trans Putera Fajar bernopol AD 7524 OG ini tergelincir dan menabrak sebuah mobil dan tiga sepeda motor.
Per Minggu (12/5/2024), terdapat 11 korban jiwa dalam kecelakaan di jalan raya Desa Palasari, Kabupaten Subang tersebut.
Korban tewas terdiri dari 10 warga sekolah dan satu warga setempat.
Sadira menuturkan, kecelakaan ini terjadi saat rombongan yang dibawanya tengah perjalanan pulang menuju Depok. Ia mengaku merasakan rem blong setelah melintasi Perempatan Ciater, Subang.
"Setelah saya masuk itu saya lihat kondisi angin tahu-tahu habis. Pada saat itu lah saya sudah hilang kendali utk mencari penyelamat," kata Sadira saat dirawat di RSUD Subang, Minggu (12/5/2024), dilansir dari tayangan Kompas TV.
Baca juga: Orangtua Siswa Korban Kecelakaan Bus di Ciater Jawa Barat Berkumpul di Sekolah
"Biasanya ada antisipasi jalur yang nanjak ke atas gitu kan, ternyata di situ (lokasi kejadian) tidak ada. Pemikiran saya kalau saya teruskan di jalan raya, otomatis banyak kendaraan yang tersambar. Akhirnya saya inisiatif ngebuang (banting setir)."
"Karena untuk saya teruskan melalui jalan raya, itu akan terjadi hal-hal yang banyak akan terjadi. Karena di depan saya lihat ada sepeda motor sekitar lima rombongan, saya klakson tidak mau minggir."
Sebelumnya, pria yang berprofesi sebagai sopir sejak 1996 tersebut mengaku rem tidak bermasalah ketika melintas di Tangkuban Perahu dan Alun-Alun Bandung.
Baca juga: Bus Angkut Siswa SMK Kecelakaan di Subang Jawa Barat, 9 Tewas
| Habitat Rusak akibat Tambang Emas, Macan Tutul hingga Elang Jawa di Gunung Salak Terancam Punah |
|
|---|
| Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak Warga Pulihkan Hutan, Diupah Rp50 Ribu per Hari |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Siap ke China Bahas Utang Whoosh Asal Biaya Perjalanan Ditanggung Danantara |
|
|---|
| ITB Paparkan Hasil Kajian Transmigrasi Mengkendek, Tidak Rekomendasikan Pembukaan Kawasan Baru |
|
|---|
| Thom Haye Pede Jelang Laga Persib Bandung vs Lion City Sailors di ACL 2 |
|
|---|