Sabtu, 9 Mei 2026

Anggota TNI AL dan Brimok Terlibat Bentrok, Kini Minta Maaf kepada Warga Sorong Papua

perkelahian dimulai ketika dua anggota Brimob yang tidak berpakaian dinas dan diduga membawa keluarganya masuk ke ruang tunggu tanpa tiket, dan...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Anggota TNI AL dan Brimok Terlibat Bentrok, Kini Minta Maaf kepada Warga Sorong Papua
tribunnews
Situasi di depan kantor Polresta Sorong Kota usai terjadi bentrok anggota TNI AL dan Personel Batalion B Pelopor Brimob Polda Papua Barat di Pelabuhan Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (14/4/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM - Pihak TNI Angkatan Laut (AL) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat terkait insiden bentrokan yang melibatkan anggota Brimob dan anggota TNI AL di Sorong, Papua Barat, pada hari Minggu (14/4/2024).

Kapolda Polda Papua Barat, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir, dan Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Hersan, menyampaikan permintaan maaf ini setelah melakukan pertemuan pasca-insiden.

 

 

"Kedua belah pihak saling menyampaikan permohonan maaf, termasuk kepada masyarakat Kota Sorong terkait peristiwa perselisihan akibat kesalahpahaman antara oknum anggota Brimob dengan oknum anggota TNI AL," ungkap Mayjen TNI Nugraha Gumilar, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, di Jakarta pada Senin (15/4/2024).

Nugraha menjelaskan bahwa saat ini TNI AL dan Polda Papua Barat sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya bentrokan tersebut.

 

Baca juga: Bentrok TNI AL vs Brimob di Kota Sorong, 2 Polisi Terluka

 

Dia menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap personel yang terbukti sebagai provokator dalam insiden tersebut, dan berharap agar insiden serupa tidak terulang di masa depan demi menjaga hubungan harmonis antara TNI dan Polri.

Bentrokan antara anggota TNI AL dan Brimob Polri terjadi di Pelabuhan Sorong, Papua Barat, pada hari Minggu (14/4/2024).

Insiden ini dimulai sekitar pukul 09.30 WIT di pintu masuk ruang tunggu keberangkatan kantor Pelindo IV Sorong.

 

Baca juga: Ironi Istri Dokter TNI Korban Perselingkuhan Jadi Tersangka, Ditahan Bersama Bayi 1,5 Tahun

 

Menurut Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar, perkelahian dimulai ketika dua anggota Brimob yang tidak berpakaian dinas dan diduga membawa keluarganya masuk ke ruang tunggu tanpa tiket, dan ketika ditegur oleh anggota Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), mereka menyerang.

Insiden ini mengakibatkan luka-luka pada sejumlah personel dan kerusakan pada sejumlah fasilitas, termasuk terminal pelabuhan, Polsek KP3 Laut, Pos Lantas Drive Thru Kuda Laut, dan dua pos pengamanan Idulfitri Polresta Sorong Kota.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved