Jumat, 15 Mei 2026

Youtuber Soroti Bocah di Tilangnga

VIRAL Youtuber John dan Riana 'Jajago' Diteriaki Bocah Cabul dan Rasis di Kolam Tilangnga

Penggunaan kata-kata cabul dan makian rasis yang dilontarkan oleh anak-anak itu kepada pasangan pembuat konten tersebut.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto VIRAL Youtuber John dan Riana 'Jajago' Diteriaki Bocah Cabul dan Rasis di Kolam Tilangnga
IST
Video Jajago Keliling Indonesia yang viral di Toraja. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Pasangan suami istri pembuat konten dari kanal Youtube "Jajago Keliling Indonesia", John dan Riana, mendadak menjadi pusat perbincangan di media sosial setelah video terbaru mereka diunggah.

Dalam video tersebut, pasangan ini mengungkapkan pengalaman tidak mengenakkan mereka ketika berkunjung ke objek wisata permandian kolam alam Tilangnga, Tana Toraja.

Dalam video yang diunggah pada Senin (25/3/2024), John dan Riana mengeksplor keindahan kolam alam tersebut, tetapi kegembiraan mereka terganggu oleh perilaku sekelompok anak warga setempat yang terlihat menawarkan pengunjung untuk melihat mereka melompat dari pohon ke kolam dengan imbalan uang.

 

 

Namun, yang lebih mengejutkan adalah penggunaan kata-kata cabul dan makian rasis yang dilontarkan oleh anak-anak itu kepada pasangan pembuat konten tersebut.

Youtuber ini membuat judul: "Sayang sekali ada 'Oknum' di tempat seindah ini".

Awalnya, mereka kagum dengan kejernihan air di kolam purba tersebut, ditambah dengan suasana alam yang sejuk.

 

Baca juga: Viral Bocah di Tilangnga Tana Toraja Bikin Youtuber Tidak Nyaman

 

Namun, mereka mulai tidak nyaman saat sekelompok anak yang ingin melompat dari pohon ke kolam berteriak dengan kata-kata yang kurang pantas sembari menyebut nominal Rp 5.000 dan Rp 10.000.

Nominal ini merupakan tawaran dari si anak bagi pengunjung.

Jika ingin melihat mereka melompat, pengunjung bersedia membayar mereka sesuai dengan kesepakatan.

 

Baca juga: Viral Pria di Makassar Pakai Cadar agar Berbaur dengan Jamaah Wanita, Ternyata Guru SD

 

Selain itu, youtuber ini juga merasakan tekanan rasis yang dilontarkan anak-anak tersebut.

"Ketika menjelajahi salah satu tempat wisata di Toraja, sayang sekali kami mengalami kejadian kurang menyenangkan akibat ulah oknum anak-anak disana," tulisnya.

"Namun, hal itu hanya 0.001 persen dari 99 persen kebaikan & keramahan warga Toraja yg kami alami selama petualangan di sana," tambah Jajago.

 

Baca juga: VIRAL, Polisi Menunggak Cicilan Mobil 2 Tahun Tembak Debt Collector

 

"Sebenarnya ada rencana untuk menghapus adegan tersebut, namun sekali lagi, kami ingat dgn tujuan channel Jajago ini adalah untuk menampilkan "Apa Adanya" apa yg kami alami, itulah yg kami sampaikan."

Perlakukan bocah-bocah tersebut pun viral di media sosial TikTok dan Instagram.

Dari video yang diterima Tribun Toraja, John dan Riana diteriaki oleh bocah-bocah dengan ucapan cabul dan rasis.

 

Baca juga: VIRAL Uang Pecahan Rp 100.0000 Terhambur di Jl Pettarani Makassar, Ini Pemiliknya

 

"Woi k****l, bangs*t," teriak salah satu bocah tersebut.

"10 ribu Cina b***sat," sahut yang lain.

Video tersebut diunggah ulang oleh beberapa netizen Toraja di TikTok dan Instagram.

 

Baca juga: Viral Gelang Balenciaga Bentuk Lakban, Dibanderol Rp 51 Juta

 

Beberapa netizen juga membagikan pengalamannya melalui kolom komentar.

"Pengelola harus bertanggung jawab dan mengawasi agar para wisatawan merasa nnyaman berwisata, jangan cuman mau tiket nya saja, kebersihan dan keamanan harus di tingkatkan," ujar salah satu netizen di Instagram.

Selain itu, netizen juga mengaku bahwa ada beberapa oknum yang sering memalak para wisatawan yang berkunjung ke Tilangnga.

 

Baca juga: Viral Video TikTok Sebut Jakarta Bakal Lumpuh akibat Gempa Megathrust, BMKG Beri Penjelasan

 

"Sdh berapa kali sy antar tamu kesini mmg anak2 dst sll meresahkan dan kadang kita malu sama tamu krn kata2 nya yg kasar dan suka malak," ujar @delvin*****_.

Menanggapi hal ini, Pemda Tana Toraja melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga langsung mengadakan rapat dengan pihak terkait, termasuk pemerintahan setempat, pengelola objek wisata, bahkan anak-anak dan juga orang tunya.

Pertemuan dilakukan siang ini, Selasa (26/3/2024), objek wisata Tilangnga.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved