Jumat, 1 Mei 2026

Youtuber Soroti Bocah di Tilangnga

Viral Bocah di Tilangnga Tana Toraja Bikin Youtuber Tidak Nyaman

Awalnya, mereka kagum dengan kejernihan air di kolam purba tersebut, ditambah dengan suasana alam yang sejuk.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Viral Bocah di Tilangnga Tana Toraja Bikin Youtuber Tidak Nyaman
tangkapan layar
Pemilik akun Youtube Jajago Keliling Indonesia saat berada di objek wisata Tilangnga, Tana Toraja 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Youtuber Jajago Keliling Indonesia mengeksplor keindahan alam dan budaya di Toraja.

Dalam tayangan Youtuber yang diupload Senin (25/3/2024), salah satu yang dikunjungi adalah objek wisata permandian kolam alam Tilangnga.

Youtuber ini membuat judul: "Sayang sekali ada 'Oknum' di tempat seindah ini".

Kolam alami ini berada di Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja.

Pasangan suami istri ini mengaku kurang nyaman saat berada di sana. Adalah perlakuan bocah warga setempat yang membuat mereka tidak berlama-lama menikmati objek wisata tersebut.

Awalnya, mereka kagum dengan kejernihan air di kolam purba tersebut, ditambah dengan suasana alam yang sejuk.

Namun, mereka mulai tidak nyaman saat sekelompok anak yang ingin melompat dari pohon ke kolam berteriak dengan kata-kata yang kurang pantas sembari menyebut nominal Rp 5.000 dan Rp 10.000.

Nominal ini merupakan tawaran dari si anak bagi pengunjung. Jika ingin melihat mereka melompot, pengunjung bersedia membayar mereka sesuai dengan kesepakatan.

Ini semacam "tradisi" di kolam tersebut.

Namun, tidak dianjurkan mengeluarkan kata-kata tidak pantas.

Selain itu, youtuber ini juga merasakan tekanan rasis yang dilontarkan anak-anak tersebut. Beberapa anak berterik, "Cina."

Diketahui bahwa pemilik akun Jajago Keliling Indonesia merupakan pasangan suami istri bernama Jhon dan Riana.

"Ketika menjelajahi salah satu tempat wisata di Toraja, sayang sekali kami mengalami kejadian kurang menyenangkan akibat ulah oknum anak⊃2; disana," tulisnya.

"Namun, hal itu hanya 0.001 persen dari 99 % kebaikan & keramahan warga Toraja yg kami alami selama petualangan di sana," tambah Jajago.

"Sebenarnya ada rencana untuk menghapus adegan tersebut, namun sekali lagi, kami ingat dgn tujuan channel Jajago ini adalah untuk menampilkan "Apa Adanya" apa yg kami alami, itulah yg kami sampaikan."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved