Peringati Hari Perempuan Internasional, YESMa Ingin Berdayakan Perempuan di UMKM

YESMa menghadirkan dua narasumber yang menyampaikan materi mengenai kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan dalam aksi kolektif ini.

Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
ist
Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Yayasan Eran Sangbure Mayang (YESMa) mengadakan aksi kolektif yang mengangkat tema ‘Peran Perempuan dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Bangsa’, Jumat (22/3/2024). 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret setiap tahunnya, Yayasan Eran Sangbure Mayang (YESMa) mengadakan aksi kolektif yang mengangkat tema ‘Peran Perempuan dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Bangsa’ di Aula Kantor Kecamatan Makale, Jumat (22/3/2024).

Aksi kolektif tersebut dihadiri oleh OPD, perempuan-perempuan lintas organisasi, dan perempuan pelaku UMKM di Tana Toraja.

YESMa menghadirkan dua narasumber yang menyampaikan materi mengenai kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan dalam aksi kolektif ini.

Narasumber yang pertama yaitu, Pendeta Dr Johana Ruadjanna Tangirerung yang membawakan materi ‘Kepemimpinan Perempuan Dalam Berbagai Aspek’, dan Nancy Rante yang membawakan materi ‘Perempuan Berdaya Mempercepat Kemajuan Ekonomi.’

Koordinator program inklusi YESMa, Matias, dalam arahannya menyampaikan bahwa tujuan dari aksi kolektif ini agar perempuan dapat memiliki posisi dan suara yang sama dalam posisi kepemimpinan dan menjadi berdaya untuk percepatan kemajuan, khususnya di Tana Toraja.

“Yang menghambat perempuan menjadi pemimpin bukan karena tidak mampu, tapi karena ada ‘kaca pembatas’ tak terlihat di tengah-tengah kita, itu adalah budaya patriarki yang mengakar, yang memandang posisi perempuan belum bisa menjadi pemimpin,” ujar Pendeta Johana R Tangirerung yang sekaligus Komisioner Dewan Gereja-gereja Sedunia.

Selain itu, peserta juga mendapat materi mengenai bagaimana perempuan dapat menjadi individu yang berdaya untuk meningkatkan ekonomi, dimulai dari pemenuhan kebutuhan untuk lingkup yang kecil lalu ke yang lebih luas.

“Sebelum memulai, pastikan dulu niat kita menjalankan usaha. Niat untuk berani mulai merubah diri sendiri dan merancang ke depan akan seperti apa usaha yang kita jalankan. Niat yang kuat juga akan membawa kita ke konsistensi dalam menjalankan usaha dan terus mengembangkannya,” kata Nancy Rante Pendiri Canero Thinoring.

Untuk diketahui, peringatan Hari Perempuan Internasional secara resmi oleh PBB mengangkat tema Invest in Women: Accelerate Progress atau Berinvestasi pada Perempuan: Mempercepat Kemajuan. (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved