Kasus Pembunuhan
Pamit ke Tempat Kursus Komputer, Alumni IAIN Palopo Ditemukan Tewas dengan Luka Tusukan
Laporan keluarga, pada Senin (12/2/24), sekitar pukul 10.58 Wita, korban pamit ke Kota Belopa untuk mengikuti kursus komputer Eureka Company.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Alumnus-IA3e.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Alumnus IAIN Palopo, Nurul Aulia (22), ditemukan tewas di areal persawahan Desa Bolong, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Selasa (13/2/24) pagi.
Pada Senin (12/2/24) malam, pihak keluarga melapor ke polisi terkait hilangnya Nurul.
Saat ditemukan warga, mayat Nurul Aulia dalam posisi telungkup.
Setelah diperiksa, polisi menemukan luka tusuk sedalam 12 centimeter di dada sebelah kanan korban.
Kanit Reskrim Polsek Walenrang, Aipda Abu Bakar, menduga Nurul Aulia korban pembunuhan.
"Ada luka tusuk di dada sebelah kanan berukuran 20 centimeter, luka memar di bagian tangan kanan dan kiri, ditambah di bagian wajah korban juga ada luka memar," terangnya, Selasa (13/2/2024).
Kata Abu Bakar, selain luka tersebut, juga ditemukan darah pada bagian mulut dan hidung korban.
"Kita akan lakukan penyidikan dan autopsi," jelasnya.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Laporan keluarga, pada Senin (12/2/24), sekitar pukul 10.58 Wita, korban pamit ke Kota Belopa untuk mengikuti kursus komputer Eureka Company.
Namun hingga malam, korban tak kunjung pulang.
"Sehingga pukul 19.00 Wita, keluarga korban melaporkan hak tersebut ke kepolisian," ujar Abu Bakar.
Rektor IAIN Palopo, Dr Abbas Langaji mengaku turut berbela sungkawa.
Kata Abbas, korban baru mengikuti wisuda pada tahum 2023.
"Nurul Aulia merupakan alumni kami di Prodi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam," jelasnya, Selasa (13/2/2024).(sauki)