Hadiri Wisuda Kampus Unhan, Prabowo Subianto: Kamu Anak Siapa, Ponakannya Siapa
Prabowo menyatakan kebanggaannya karena Unhan menerima mahasiswa dari latar belakang yang mungkin tidak diduga mampu menghasilkan sarjana STEM.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/menteri-pertahanan-prabowo-subianto-universitas-pertahanan-unhan-1222024.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, menekankan pentingnya untuk melakukan introspeksi pribadi karena birokrasi di negara ini kadang-kadang memerlukan perbaikan yang signifikan.
Pernyataan Prabowo tersebut diungkapkan saat memberikan pidato dalam acara Sidang Senat Terbuka Wisuda Universitas Pertahanan (Unhan) RI tahun 2024 pada Senin (12/2/2024) pagi.
"Dalam keadaan seperti ini, bahkan dengan kehadiran beberapa tamu internasional, saya berharap mereka tidak terlalu memahami bahasa Indonesia. Tapi, sepertinya ada yang tertawa, yang berarti dia memahami. Tidak masalah, toh dia juga telah memantau kita semua," ujar Prabowo dengan sedikit humor.
"Kita harus mengkritisi diri kita sendiri. Terkadang, birokrasi di negara kita memerlukan banyak perbaikan," tambahnya, dilansir dari tayangan Kompas TV.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa Kementerian Pertahanan telah mendirikan beberapa program studi baru dalam bidang Science, Technology, Engineering, and Math (STEM) di Unhan.
Baca juga: Sosok Mayor Teddy, Ajudan Prabowo Jadi Perhatian Publik
"Kami telah mendirikan beberapa program studi baru di bidang STEM. Empat fakultas baru telah kami dirikan dalam beberapa bulan tahun 2020, dan hari ini kita dapat melihat hasilnya. Ini adalah pencapaian yang membanggakan," ungkapnya.
"Ini adalah hasil kerja keras staf Kemenhan, direktur jenderal, sekretaris jenderal, wakil menteri, serta rektor dan seluruh staf dan jajaran Unhan," tambahnya.
Prabowo menekankan bahwa untuk mewujudkan cita-cita Indonesia maju dan dihormati, individu yang berprestasi harus segera diakui dan diberikan penghargaan.
Baca juga: Presiden Jokowi Temui Puteranya di Hotel usai Kampanye Akbar Prabowo-Gibran, Ada Apa?
Menurutnya, tradisi ini harus dipertahankan.
"Tradisi kita sering kali didasarkan pada koneksi dan nepotisme. Unhan telah mulai menghilangkan praktik semacam itu dengan menerima mahasiswa berdasarkan prestasi semata," katanya.
"Kita biasanya bertanya, 'Kamu anaknya siapa, kamu ponakannya siapa,' dan sebagainya. Saya bangga bahwa Unhan telah memulai tradisi menerima mahasiswa berdasarkan prestasi semata. Saya meminta agar tradisi ini dijaga dengan baik," tambahnya.
Baca juga: Prabowo Naik Alphard, Gibran Pakai Motor Listrik ke GBK
Prabowo menyatakan kebanggaannya karena Unhan menerima mahasiswa dari latar belakang yang mungkin tidak diduga mampu menghasilkan sarjana STEM.
"Ada yang berasal dari keluarga petani, pekerja pelabuhan, bahkan penjual bakso di pasar. Ini membuat saya bangga dan menggembirakan," katanya.
"Ini adalah Indonesia yang kita impikan, yang kita mulai beberapa tahun lalu di Unhan. Baru sekarang kita bisa melihat hasilnya, termasuk di antaranya 75 dokter," tambah Prabowo.
(*)
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
| Pendukung Anies Asal Sulsel Ingatkan Prabowo Soal “Kudeta Senyap” |
|
|---|
| Pemerintah Resmi Luncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran Indonesia Cerdas |
|
|---|
| Soeharto, Marsinah, dan Gus Dur Resmi Jadi Pahlawan Nasional |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.