PON Sumut Aceh 2024
Dispora Sulsel Akan Minta Sumbangan BUMN untuk Danai Atlet PON
Pasalnya, setiap perusahaan punya kewajiban untuk memberikan bantuan baik finansial atau nonfinansial ke suatu daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Kepala-Dispora-3ewr.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sementara mencari sumber pendanaan tambahan untuk atlet Sulawesi Selatan (Sulsel) yang akan bertanding di Pekan Olahraga (PON) 2024.
PON ke-21 akan dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) pada 8 September 2024.
Sebanyak 482 atlet Sulsel akan mengikuti 41 dari 66 cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan di PON Aceh-Sumut.
Jika digabung dengan pelatih dan official, kontingen Sulsel yang akan mengikuti PON Sumut-Aceh sekitar 600 orang.
Anggaran hibah yang disiapkan pemprov untuk membiaya kontingen Sulsel hanya sekitar Rp1, 7 miliar.
Jumlah itu dipastikan tidak cukup. Karena itu, pemprov akan mencari dana tambahan.
Kepala Dispora Sulsel, Suherman, mengatakan akan meminta bantuan dana corporate social responsibility (CSR) dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara) untuk membiaya kontingen Sulsel.
BUMN memang yang paling memungkinkan untuk dimintai bantuan dana.
Pasalnya, setiap perusahaan punya kewajiban untuk memberikan bantuan baik finansial atau nonfinansial ke suatu daerah.
Pemerintah harus memanfaatkan BUMN maupun perusahaan swasta yang ada di Sulsel.
"Kami bersama KONI Sulsel masih menghitung biaya real yang dibutuhkan atlet dan pelatih," ujarnya, Kamis (8/2/2024).
Potong Honor Atlet
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel), terpaksa mengambil kebijakan memotong honor atlet dan pelatih yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumut-Aceh yang akan digelar 8-20 September 2024.
Kebijakan tersebut menyiasati minimnya anggaran dari Pemprov Sulsel, hanya Rp 17,5 miliar.
482 atlet Sulsel akan mengikuti 41 dari 66 cabang olahraga yang diperlombakan di PON ke-21 tahun 2024.