Pilpres 2024
JK: Baguslah Kalau Jokowi Tidak Akan Kampanye
jika ingin berkampanye, Jokowi seharusnya terlebih dahulu mendaftar sebagai tim sukses ke KPU.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Gerak3rcd.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi), menegaskan tidak akan ikut berkampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Jokowi mengatakan bahwa pernyataannya beberapa waktu lalu hanya menjelaskan bahwa ada aturan seorang Presiden boleh memihak atau berkampanye.
Bunyi aturan tersebut bahkan pernah ia tunjukkan kepada publik.
"Ini saya ingin menegaskan kembali pernyataan saya sebelumnya, bahwa presiden memang diperbolehkan undang-undang untuk kampanye dan juga sudah pernah saya tunjukkan bunyi aturannya," katanya.
Meskipun diperbolehkan undang-undang untuk berkampanye, Jokowi mengaku tidak akan mengambil kesempatan tersebut.
"Tapi jika pertanyaannya apakah saya akan kampanye? Saya jawab tidak. Saya tidak akan berkampanye," pungkasnya.
Penegasan Jokowi itu ditanggapi Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK).
"Ya baguslah, saya bilang enggak kampanye itu ya baguslah," kata JK di kediamannya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2024).
Menurut Jusuf Kalla, jika ingin berkampanye, Jokowi seharusnya terlebih dahulu mendaftar sebagai tim sukses ke KPU.
"Kalau mau kampanye daftar dulu ke KPU, mendaftar sebagai tim suksesnya dari pada nomor 2, daftar dulu. Kalau dia kampanye, dia langgar undang-undang," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Nyatakan Tak Akan Berkampanye, JK: Ya Baguslah