Selasa, 28 April 2026

Pembunuhan karena Cinta

Siswa SMK Bantai Satu Keluarga Karena Cintanya Ditolak

Saat menjalankan aksinya, pelaku lebih dulu memadamkan lampu rumah korban dengan menurunkan saklar meteran listrik.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Siswa SMK Bantai Satu Keluarga Karena Cintanya Ditolak
tribunnews
Lima jenazah yang menjadi korban pembunuhan sadis di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, tiba d rumah duka usai diotopsi di rumah sakit, Selasa (6/2/2024) sore Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta-fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Penajam Paser Utara, Pelaku Tetangga yang Masih SMK, https://www.tribunnews.com/regional/2024/02/06/fakta-fakta-pembunuhan-satu-keluarga-di-penajam-paser-utara-pelaku-tetangga-yang-masih-smk?page=2. Penulis: Widya Lisfianti Editor: Nanda Lusiana Saputri 

TRIBUNTORAJA.COM - Perbuatan NJD, siswa sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ini sungguh brutal.

Hanya karena cintanya ditolak, dia membantai keluarga wanita yang menolaknya.

Peristiwa ini terjadi di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Selasa, (6/2/2024) dini hari.

5 korban pembunuhan telah dimakamkan pada Selasa sore di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Babulu Laut.

JND yang ditangkap beberapa jam setelah kejadian mengaku membunuh satu keluarga berjumlah lima orang karena sakit hati cintanya ditolak oleh RJS (15), satu dari lima korban.

Saat menjalankan aksinya, pelaku lebih dulu memadamkan lampu rumah korban dengan menurunkan saklar meteran listrik.

Di dalam rumah ada lima anggota keluarga, yakni Waluyo (35) ayah atau kepala keluarga, Sri Winarsih (34) Ibu, RJS (15) anak perempuan pertama, VDS (11) anak laki-laki, ZAA (3) anak laki-laki.

Setelah mematikan listrik, JND masuk ke rumah yang kebetulan tak dikunci.

Saat masuk ke rumah, pelaku bertemu Waluyo (35).

Seketika JND mengayunkan parang yang dibawanya ke kepala Waluyo.

Setelah Waluyo terkapar tak berdaya, JND masuk ke kamar yang di dalamnya ada Sri Winarsih dan dua anaknya, VDS dan ZAA.

JND pun menghilangkan nyawa Sri Winarsih dan kedua anaknya.

Terakhir, JND kemudian menuju ke kamar RJS yang sebelumnya memiliki hubungan asmara dengan JND.

JND langsung mengayunkan parang untuk membunuh RJS.

Informasi yang masih didalami penyidik menyebutkan, JND juga melakukan perbuatan tak senonoh kepada RJS setelah meninggal dunia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved