Minimnya Venue Olahraga Jadi PR Pemkab dan Pengurus Baru KONI Tana Toraja
Tugas mereka tidak hanya mencakup mencari bibit atlet dari tingkat lembang hingga kecamatan, tetapi juga mengasah dan menyediakan fasilitas latihan.
Penulis: Muhammad Rifki | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/06022024_Elia_Tombeg.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tana Toraja periode 2023-2027 yang diketuai dr Elia Tombeg resmi dikukuhkan dan dilantik di Ruang Pola Kantor Daerah, Makale, Selasa (6/2/2024) siang.
Wakil Ketua KONI Sulsel, Abd Chalik Suang, melantik Elia Tombeg, beserta jajaran pengurus lainnya.
Elia Tombeg, yang juga putra dari Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, dihadapkan dengan berbagai tugas mendesak, salah satunya menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Wajo.
Tugas mereka tidak hanya mencakup mencari bibit atlet dari tingkat lembang hingga kecamatan, tetapi juga mengasah dan menyediakan fasilitas latihan.
Sebanyak 29 cabang olahraga resmi terdaftar di KONI Tana Toraja. Meskipun demikian, venue yang tersedia masih terbatas untuk beberapa cabang olahraga, seperti taekwondo, takraw, tinju, muaythai, bola basket, dan tenis.
Elia menyampaikan bahwa fokus kepengurusan ke depan adalah merevitalisasi venue yang sudah ada sebagai program jangka pendek, sebelum memulai pembangunan Gedung Olahraga (GOR) sebagai program jangka panjang.
"Jangka pendeknya,membenani beberapa venue yang sudah ada," ucapnya.
Revitalisasi venue olahraga ini masih menunggu dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Tana Toraja.
Abd Chalik Suang, yang mewakili KONI Sulsel, menekankan pentingnya dukungan finansial bagi atlet, sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan.
"Mencapai puncak prestasi tidak hanya dengan semangat dan potensi atlet, tetapi harus didukung secara finansial," ujar Chalik.
“Kewajiban pemerintah berdasarkan Undang-undang Nomor 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan, sumber dana KONI memang dari pemerintah berupa dana hibah,” imbuhnya.
Selain itu, kondisi geografis Tana Toraja yang berada di pegunungan juga menjadi tantangan dalam menyediakan venue olahraga yang memadai.
Makale, sebagai ibu kota Kabupaten Tana Toraja, bahkan menghadapi keterbatasan ruang terbuka untuk cabang olahraga yang membutuhkan area terbuka luasa seperi lapangan sepak bola.
| Musyawarah 3 Jam, Wabup Gowa Pimpin KONI Sulsel, Target Masuk 10 Besar PON 2028 |
|
|---|
| Didukung 18 KONI, Termasuk Tator dan Torut, Wabup Gowa Siap Pimpin KONI Sulsel |
|
|---|
| Bonus PON XXI Lebih Kecil dari Janji Awal, Atlet Karate Sulsel Nadya Baharuddin Menangis Kecewa |
|
|---|
| Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Makassar Resmi Dibuka, Kantor Sempat Terkunci Saat Jam Istirahat |
|
|---|
| Gara-gara Pilwali, Atlet Makassar Bakal Menjerit, KONI Tak Dapat Anggaran 2025 |
|
|---|