Jumat, 17 April 2026

Berita Viral

Viral Rekaman yang Sebut Forkopimda Batubara Sumut Wajib Dukung Paslon 02, Ini Penjelasan Kajari

Narasi pada rekaman tersebut mengklaim bahwa perbincangan tersebut melibatkan Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Viral Rekaman yang Sebut Forkopimda Batubara Sumut Wajib Dukung Paslon 02, Ini Penjelasan Kajari
ist
Ilustrasi informasi hoax. 

TRIBUNTORAJA.COM, MEDAN - Sebuah rekaman yang menginstruksikan dukungan terhadap pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden (Capres-Cawapres) RI nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, beredar di media sosial.

Narasi pada rekaman tersebut mengklaim bahwa perbincangan tersebut melibatkan Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Berdasarkan laporan dari Kompas.com, narasi video tersebut mengklaim bahwa Dandim, Bupati, Kapolres, dan Kajari Batubara terlibat dalam perbincangan tersebut.

 

 

Berikut isi rekaman tersebut:

"Ya per kecamatan ya tambah-tambahlah, jadi untuk kepala desa ini langsung saja kita diarahkan ke 02. Itu dulu yang pertama, tidak ada cerita lain, tak ada cerita apapun, menangkan 02 di desa masing-masing."

"Terkait masalah peluru, itu masih diupayakan dengan Pj supaya sebelum Pilpres keluar, dengan catatan Rp 100 dikeluarkan dari situ. Dana dari desa itu, Rp 50 dikirim ke sana, untuk mereka pergunakan untuk penggunaan serangan,'' bunyi rekaman tersebut.

"Itu penggunaannya ada Pj di situ, Kapolres di situ, Dandim di situ, Kajari di situ. penggunaan itu, penggunaan itu untuk Pilpres operasionalnya, jadi yang Rp50 tinggal di desa dan ini macam tahun lalu uda tahu senior-senior, tahun ini mudah mudahan tidak ada pemeriksaan terkait tahun 2024,"

"Karena itu uda komitmen tidak ada pemeriksaan, tetapi dengan catatan ya, kita harus komitmen juga, jangan nanti macam tahun kemarin, siram, katanya siram 10 masuk 40. Kalah juga,kalau macam desa awak bisalah,"

 

Baca juga: Viral Pajak Hiburan Naik 40-75 Persen, Begini Fakta-faktanya

 

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumut, Yos A Tarigan, memberikan tanggapan terhadap rekaman tersebut, menyebutnya sebagai hoaks.

“Postingan di media sosial itu dipastikan hoaks, pimpinan sudah mengklarifikasi hal itu kepada Pak Kajari (Batubara, Amru Siregar),” ungkap Yos dalam keterangan tertulis, Minggu (14/1/2024).

Yos menyampaikan bahwa Kajari Batubara tidak memiliki pengetahuan terkait rekaman percakapan tersebut dan tidak pernah menghadiri pertemuan dengan Forkopimda, sebagaimana yang terdengar dalam rekaman.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved