Human Interest Story
Kaswiyah Merana di Usia Senja, Pukul-pukul Kayu Jika Lapar
Merespons kondisi yang dialami Kaswiyah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) langsung turun tangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Kaswiya3wr3.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Kaswiyah (79), merana di usia senja.
Warga Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah ini, tinggal seorang diri di rumah nyaris roboh.
Dia tak punya anak dan suaminya telah meninggal 10 tahun lalu.
Yang memilukan, Kaswiyah sering menahan lapar karena tak memiliki makanan.
Sehari-hari, dia hanya mengandalkan uluran tangan tetangganya.
Ironisnya, Kaswiyah tidak terdaftar sebagai penerima bantuan warga miskin.
Aparat desa setempat mengatakan, Kaswiyah tidak terdaftar sebagai warga setempat.
Padahal, Kaswiyah merupakan warga asli.
Ia telah mendiami rumah di lahan milik pribadinya itu selama puluhan tahun.
Ditemui di kediamannya, Kaswiyah hanya bisa bolak-balik duduk dan terbaring.
Di rumahnya yang sangat sederhana itu, tidak ada kasur maupun tempat mandi cuci kakus (MCK).
"Ora ngerti (tidak tahu)," kata Kasmiyah saat diajak berkomunikasi wartawan yang berkunjung ke kediamannya, Senin (8/1/2024), dilansir Kompas.com.
Sebenarnya, Kaswiyah masih memiliki adik yang juga sudah lansia, Kasmad (75).
Namun, Kasmad tidak bisa banyak membantu sang kakak lantaran kondisinya pun juga miskin.
Sama dengan Kaswiyah, Kasmad bersama istri dan anaknya juga tinggal di sebuah gubuk reyot dan nyaris ambruk.